Jatah Malam Untuk Mertua
Leo merasa seperti kembali ke tempat yang seharusnya ia jaga sejak awal.
**
Pukul delapan malam.
Suasana rumah terasa tenang. Angin malam berhembus pelan dari jendela yang sedikit terbuka. Di ruang tengah, Leo duduk di sofa dengan laptop di pangkuannya, fokus menatap layar.
Jari-jarinya bergerak cepat, mengetik beberapa laporan yang memang harus ia selesaikan malam itu.
Sesekali ia menghela napas, lalu kembali menatap layar. Di sekitarnya, suasana terasa hangat.