Seandainya Bertemu Lebih Awal
Namun entah kenapa, hatinya terasa agak penat, seolah-olah telah kehilangan sesuatu yang berharga saja.
Pada saat yang sama, di Kediaman Keluarga Gunadi. Aku sedang beradaptasi dengan keluarga baruku.
“Bi … Mama, serius nggak usah.” Aku melihat makanan yang menumpuk di atas piringku dengan tersenyum.
“Kamu terlalu kurus, mesti makan yang banyak.” Icha menatapku dengan tatapan penuh kasih sayang.
Sepertinya Icha menyadari sesuatu. Dia mengambil piringku. “Feli, ayo, yang patuh, buka mulutmu.”
Capítulos Populares