Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Jaminan Hutang

Istri Jaminan Hutang

Namun, Kana paham, pasti reaksi Jenni yang seperti ini—yang Ivander inginkan. "Sayang, apakah kamu ingin anggur?" tanya Ivander yang membuyarkan lamunan Kana. Kana pun menoleh dan melihat semua gelas sudah terisi dengan miniman berwarna merah itu, kecuali gelasnya. "Ivander, jelas dia tidak bisa meminum minuman begitu. Harusnya kamu tidak perlu menanyakannya!" ledek Iola. Kana pun mengangguk. "I-iola benar. Aku tidak bisa minum minuman seperti itu, Ivander. Aku minum air putih saja," jawab Kana.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi CEO Arogan

Terpaksa Menikahi CEO Arogan

Mommy bersidekap dada menatap Kendrick yang meneguk air mineral. “Vindry tidak kenapa-kenapa, kan?” tanya Mommy, membuat Kendrick menatap Mommy dengan sebelah alis yang terangkat. “Kecapean, jadi Vindry ingin istirahat,” jawab Kendrick, mengambil satu nampan stainless berbentuk bundar, terdapat dua gelas yang terisi coklat hangat. “Kau tidak kangen dengan Mommy?” tanya Mommy saat Kendrick akan melangkah pergi, pertanyaannya membuat Kendrick berbalik.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
Penyamaran Saudara Kembar

Penyamaran Saudara Kembar

"Oh, ya, kamu mau minum apa?" "Seperti biasa aja, Mas." Gawat! Dejan sama sekali tidak mengerti istilah 'seperti biasa' itu merujuk pada minuman apa. Dia pun memutar otak dan teringat ada Mbok Darmi di belakang. Barangkali perempuan itu tahu apa minuman kesukaan Kintan. "Oke, tunggu sebentar. Saya, em, maksudnya aku ambilkan dulu."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
Impian Dan Cinta Di Korea

Impian Dan Cinta Di Korea

Dia turut menikmati acara tanpa menyentuh minuman yang memabukkan. "Hyung, kenapa kau tidak minum seperti yang lain?" tanya Seokyung melihat Min Joon yang hanya minum soda. "Aku sedang belajar untuk tidak minum. Lagi pula nanti aku yang akan menyetir. Jika aku menyetir dalam keadaan mabuk akan berbahaya," jawab Min Joon. “Kau sendiri, tak pesan minuman?” Min Joon balik bertanya. “Aku sudah memesannya. Tinggal menunggu minumanku datang.”
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
Malaikat Maut Sang Pelakor

Malaikat Maut Sang Pelakor

Terbaca merk dari minuman itu yang ternyata termasuk jenis minuman keras. "Udahan minumnya, Ndra. Lu mau Ibu ama kakak lu tau kalau lu tukang mabok?" tanya Ridho lagi, meniup-niup telinga Sang Ayam yang sudah nampak lebih segar setelah dimandikan. "Gue nginep aja di sini semaleman, ya!" pinta Narendra pada sahabat kentalnya itu. "Boleh aja. Asal lu bilang sama Ibu lu. Kasihan, takut nungguin di rumah. Beruntung lu masih punya Ibu, nggak kaya gue," ucap Ridho mengingatkan.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
Sugar Daddy

Sugar Daddy

Ara pun menuangakan minuman kedalam gelas untuk Kaendra agar minum, dan Kaendra pun meminumnya dengan satu kali tegukkan, Kaendra sendiri tak yakin jika dirinya bisa bertahan lama saat meminum begitu banyak alkohol. Ara dan Kaendra sambil berbincang-bincang bisnis yang akan mereka jalani untuk saling bekerjasama, sambil sesekali juga Ara mengajak Kaendra bercanda dan Kaendra pun terbawa suasana yang sudah dibuat oleh Ara. Ara mengajak minum Kaendra sudah menghabiskan tiga botol dan ini Ara menuangkan kembali botol ke empat yang baru saja di bukanya.
1028.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 922 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
Can is mine

Can is mine

Di ambilnya sebotol air mineral yang Candra sodorkan padanya. "Dari kecil sampai gue segede gini pun, bahkan gue ngerasa tuhan gak pernah adil sama gue. Gue gak pernah merasakan bahagia sepenuhnya seperti yang orang lain rasakan," sambungnya setelah ia meneguk habis air mineral tersebut.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

tanya Asih yang menyodorkan sebotol minuman dingin pada wanita itu. Rani menggeleng dan mulai membuka, menikmati kesegaran air dingin yang membasahi kerongkongannya. Mereka mengobrol, membahas beberapa menu baru yang akan ditambahkan. Sementara Arya masih berada di sekolahnya dengan penjagaan seorang suster dan sopir pribadinya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU

KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU

"Sabaaar! Abang lagi muleees! Aaaaa... Uuuuh" Broot broot! "Jorrrrooooook!" Teriak Rasti kemungkinan suaranya sampai keluar, bomatlah!bodo amat! Akhirnya aku meminum obat sisa Rasti. Sehingga mulas itu mulai berkurang. Aku melangkah keluar menatap halaman yang kosong tanpa si hitam yang selalu menemani kemana saja aku pergi. Rahangku mengeras, Suci! Suci! Awas kau Suci!
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

Aku tertawa kecil, mengharapkan kejujuran darinya tentang masakanku oh tidak bisa sama sekali. Ken menghabiskan makanannya, dan ia seperti mencari sesuatu di sampingnya. Lelaki itu mengambil botol air mineral yang ternyata hanya tersisa seruas jari. Ia membuka dan meminumnya sampai habis, kemudian melempar botolnya ke sembarang arah. "Ini! Gak usah marah-marah sama botol kosong!" Aku menyodorkan sebotol minuman untuknya.
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai kendi minum
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status