Cinta Tak Terungkap Berujung Penyesalan
Jesica memotong ucapan Feri, "Aku sudah bilang kalau kamu nggak mencintaiku, masih ada banyak orang yang mencintaiku. Kamu menikahiku saat aku menyukaimu, tapi nggak menghargaiku. Setiap hari melampiaskan nafsumu di ruang meditasi. Sekarang aku sudah melepaskanmu, untuk apa kamu jadi gila begini?"
Dada Feri terasa nyeri dan sesak, emosi yang terasa asing itu hampir menenggelamkannya. Dia membuka mulut, tetapi akhirnya hanya mampu mengucapkan satu kata. "Maaf."
Jesica menutup kembali kotak itu, "Aku nggak butuh itu, aku hanya butuh kamu keluar dari duniaku."
Namun, Feri tetap bersikeras berdiri di tempatnya. "Aku akan berubah. Aku nggak bisa pergi, kamu harus ikut aku pulang."
Hot Chapters