Rahasia Panas Cinta Terlarang
Dua orang santri sedang duduk di atas tempat tidur, masing-masing memegang kitab.
“Assalamualaikum!” Rafiq memberi salam, dan keduanya segera menoleh.
“Waalaikumsalam!” jawab mereka serempak.
“Aku bawa teman baru nih,” kata Rafiq, menepuk bahu Ali. “Kenalin, ini Ali, dia baru aja datang ke pesantren hari ini.”
Salah satu dari mereka, santri berperawakan tinggi kurus dengan senyum ramah, berdiri dan mengulurkan tangan. “Aku Hamzah, asal dari Surabaya. Selamat datang, Ali.”