Yang Hilang Kan Berganti
Tapi lama-kelamaan aku mampu beradaptasi, terbiasa dengan gaya bicaranya, cepat paham jika dia bertanya sesuatu.
"Masih lama nggak? Aku tidur aja," ancamku, dan ternyata berhasil. Gerakannya pada layar ponselku terlihat bergerak-gerak, hingga menciptakan suara bising, seperti televisi yang tidak mendapatkan signal bagus. Lalu setelah tenang, aku melihat jelas Mas Irza tengah berbaring.
"Ngambekan ya!"
"Enggak. Mas kelamaan, nggak jelas. Tidur lebih jelas."
Hot Chapters