Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hasrat sang Konsultan Idaman

Hasrat sang Konsultan Idaman

Ya, benda apa sesungguhnya yang berada dalam kantung merah dalam tas tangan Lidya, yang dilihatnya kemarin malam itu. Karena benda itulah, yang menjadi sumber pancaran aura hijau, yang menyelimuti sosok Lidya. "Mas Bimo, duduklah. Ada camilan dan wedang jahe merah kesukaanmu nih. Bi Inah khusus membuatkannya buat Mas bImo," ujar Lidya tersenyum. "Wah..! Bi Inah tahu saja kesukaanku Lidya. Hehe," ujar Bimo terkekeh senang.
9.157.2K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as lidah bergaris
Read
+Library
Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Ia gemas melihat Lara yang kebingungan. "Mas, baru bangun tidur ya? Masih ngelindur?" kata Lara lagi. "Tidak, Ra. Saya tidak ngelindur. Saya sadar seratus persen." Bagas terkekeh melihat Lara yang cengo. Orang bengong ternyata bisa terlihat cantik juga ya?
1043.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as lidah bergaris
Read
+Library
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

jelas Ifah. "Bagaimana sikap Laras itu?" tanya Dinda mengintrogasi. "Laras itu wataknya pemberani, dia juga lumayan keras sih Mbak, seperti ambisius begitu! Dia juga jago sekali bermain cerdas cermat dan catur! Oh ya satu lagi sih, dia atlet beladiri SH di salah satu perguruan pencak silat, pokoknya prestasinya banyak secara akademik maupun non akademik," jawab Ifah.
9.544.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as lidah bergaris
Read
+Library
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Alina terbelalak "MasyaAllah Alhamdulillah aku ikut bahagia," jawab Alina dengan mata berbinar. Sebenarnya ini termasuk salah satu rencana Alisia untuk bisa mendapatkan perhatian dari Raka, karena dia tahu jika Alisia tidak bisa menjadi seorang Alina Raka tidak akan pernah mungkin bisa mencintai dia dan menghargai Alicia sebagai istrinya. Mungkin dengan Alisia berpenampilan sebagai Alina dan bersikap sebagai Alina Raka mungkin akan mulai bisa jatuh cinta kepadanya dan menganggapnya sebagai seorang istri meskipun memang hal itu masih disembunyikan untuk orang banyak.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as lidah bergaris
Read
+Library
Neraka untuk Adik Madu

Neraka untuk Adik Madu

Karena realita berbanding dengan ekspektasi. Kali ini hanya sebuah gamis berwarna putih berbahan dasar kain polos dengan kombinasi bruklat yang membalut tubuh Lidya sore ini. Hanya ada hiasan sedikit payet di bagian dadanya. Jilbab berwarna membingkai wajah itu. Meskipun pakaian yang dikenakannya begitu sederhana, ditambah riasan tangannya sendiri, tak membuat kecantikan itu berkurang. Pun juga denganku. Hanya pakaian batik berwarna coklat kombinasi hitam, dan celana kain hitam yang melekat di tubuhku.
1030.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as lidah bergaris
Read
+Library
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Dika mengacungkan jari tengah dan telunjuknya disertai kerlingan mata, menggoda Chalya. "Terima kasih, Dik. Kamu sudah jadi sahabat yang baik dan pengertian." Chalya berusaha menaikkan garis bibir. "Eh, jangan salah. Semua yang aku lakuin nggak gratis, lho. Besok aku minta bayaran untuk semua ini," ucap Dika serius. "Ish .... kirain tulus. Nggak tahunya ada udang dibalik rempeyek." Chalya pura-pura kecewa dengan membuang muka.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 331 Times as lidah bergaris
Read
+Library
Dua Garis Sang Perawan

Dua Garis Sang Perawan

bisik Arkav dan mengecup dahi sang istri lama. Ia melihat sang surya hampir nampak. Kali ini ia segera memakai boxernya dan mencari air hangat dan handuk untuk menyeka tubuh sang istri. Arkav begitu telaten membersihkan setiap sisa percintaan mereka. Membantu memakaikan pakaian tanpa dalaman karena takut sang istri masih kesakitan, apalagi melihat rona merah yang semakin bengkak di area jalan lahir setelah ia gempur semalaman hingga harus mengulang percintaan. Anehnya sang istri tidak menolak dan justru menikmati.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as lidah bergaris
Read
+Library
My Villain Gentleman

My Villain Gentleman

Playlist Suggest: Samba Delle Benedizioni – Sergio Endrigo “Lagu apa ini?” Liora mengernyit menahan geli mendengar alunan musik khas zaman dahulu yang begitu asing. Lirik berbahasa Italia dengan irama ringan yang santai itu segera mengisi bar yang sedari tadi sunyi. “Aku juga tak tahu.” Grayden terkekeh. “C’mon, Baby. Dance with me.” Ia merentangkan tangan.
9.9128.7K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as lidah bergaris
Show Reviews (91)
Read
+Library
Demigoddess
Thank you verry much for the awesome and incredible story for My Villain Gentleman Kak Author Melly.... Manisnya, sadisnya, sedihnya, kejamnya, dendamnya dan gentlemannya dapet semuanya di dukung dgn visual yg ruarrr biasaaaaaa keren WOOWWWW....bagus banget...RECOMENDED BANGET buku ini GoodFelas !!!
Ami tsamarat
lanxer tengil usil jahil kocak somplak...gavlio seperti gak gtu dah hahhahaha...lanxer beneran anak nya gavlio gak nih... teman main nya harimau putih astaga... gemesin si lanxer..pria balita...duh anak kami gav ...tukang ngeles ada aja jawaban nya.. nih si pie jatuh cinta sma uncle pierro nya nih
Read All Reviews
Yang Hilang Kan Berganti

Yang Hilang Kan Berganti

Tapi lama-kelamaan aku mampu beradaptasi, terbiasa dengan gaya bicaranya, cepat paham jika dia bertanya sesuatu. "Masih lama nggak? Aku tidur aja," ancamku, dan ternyata berhasil. Gerakannya pada layar ponselku terlihat bergerak-gerak, hingga menciptakan suara bising, seperti televisi yang tidak mendapatkan signal bagus. Lalu setelah tenang, aku melihat jelas Mas Irza tengah berbaring. "Ngambekan ya!" "Enggak. Mas kelamaan, nggak jelas. Tidur lebih jelas."
103.1K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as lidah bergaris
Read
+Library
Si Pemberontak CulunKu

Si Pemberontak CulunKu

panggil suara itu. Dia seperti tertarik kembali ke alam nyata, dan berusaha mengumpulkan kesadarannya kembali. Matanya yang berat dia paksa untuk terbuka kembali, tetapi lengannya terasa kebas. Ada seseorang yang sedang tidur di sampingnya, sepertinya seorang wanita karena dia merasakan wangi bunga Daisy, sepertinya wanita itu memakai shampoo wangi bunga daisy. “Anak kurang ajar! Kamu harus segera bangun! Apa yang sudah kamu lakukan!” tanya Lidia dengan marah.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as lidah bergaris
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status