Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Huo Meilin, yang sebelumnya berdiri dengan keangkuhan seorang dewi api, kini tampak seperti lilin kecil yang tertiup badai. Sembilan cambuk api bayangan milik Meilin meliuk-liuk di udara, membelah kabut dengan raungan yang memekakkan telinga. Namun, setiap kali ujung cambuk itu menyentuh partikel perak di udara, api tersebut tidak meledak. Sebaliknya, api itu meredup, tersedot, dan terurai menjadi untaian energi murni yang justru mengalir masuk ke dalam pori-pori kulit Liang Xiao.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
Murid 3 Dewa

Murid 3 Dewa

Pusaran Api warna-warni pun menembak ke langit dan membentuk pusaran awan raksasa. Hingga beberapa saat kemudian, pusaran Api itu terbuka dan sosok kecil terlihat di tengah-tengah pusaran. "Itu..." Lin Chen langsung terdiam. Sosok itu adalah seorang bocah perempuan sekitar 2-3 tahun. Dan di dahi perempuan itu ada simbol Api 6 warna yang berkedip di sana. Bocah perempuan itu melayang tenang dan Api warna-warni berputar di sekitarnya.
1023.9K viewsOngoingAdded to Library 549 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Dewi Bulan kembali tersenyum dengan manis. "Kamulah Sang Penjilat sebenarnya! Ehmm, apakah saya boleh bercerita sebuah rahasia untuk Tuan?" tanya Lilian tiba-tiba. "Rahasia? Rahasia apa?" Langit menoleh. "Seseorang dengan nama Rajawali. Apa Tuan Langit pernah mendengarnya?" Lilian tiba-tiba tersenyum manis penuh arti. Alis Langit berkerut heran.
9.272.4K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

"Dan jangan pernah lupakan apa yang kita perjuangkan." Ifrit melepaskan ledakan api hitamnya tepat saat mantra Lila mencapai puncaknya. Cahaya putih terang menyelimuti Chen, dan dunia di sekitarnya mulai berputar. Hal terakhir yang dilihat Chen adalah Lila berdiri tegak menghadapi badai api, tangannya terangkat dalam posisi bertahan, cermin perak terakhirnya terbentuk di hadapannya.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Di atasnya terdapat dua buah lilin. Twins L duduk rapih di depan Mommy dan Daddy-nya. Mereka tertawa riang melihat api di lilin yang bergoyang ke kanan dan ke kiri. "Ma.... Ma.... Ma...." Lisanders berceloteh memanggil sang Mommy. Lalu di balas sahutan oleh si bungsu Lilian yang memanggil sang Daddy. "Da.... Da.... Da...."
103.3K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

Ketika makanan di buka… -satu kedai terkejut- Cahaya memukul pelan kepala Miya, “ kalau beli kira-kira bege… yakali beli cilok, cilor, sama telur gulung seratus rebu. Otak lu beneran ketinggalan ini. Pusing gue temenan sama manusia planet kaya elu miy.” “BODO AMAT, yang penting enak. Tuh liat yulia mupeng(muka pengen),” ujar miya sambil menunjuk yulia dengan wajah sangat beringas melihat cilor sebanyak itu.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
Rembulan Untuk Mantan Pramuria

Rembulan Untuk Mantan Pramuria

Rembulan tampak bulat utuh, membagikan sinar redum kepada mahluk bumi yang sama sekali tak mempedulikannya. Menggantikan awan hujan yang sedari siang kekeh mengguyur bumi dengan rintikan yang berasal dari tubuhnya. Sebuah kendaraan melaju di jalanan sepi yang berhiaskan kabut tipis. Dari sebelah kursi kemudi, seorang wanita berusia 43 tahun menyisir jalanan yang tampak lapang, tak ada satupun aktivitas di jalanan yang mereka lalui.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
NIRVANA'S WAY

NIRVANA'S WAY

Nampak iblis itu pun tiba- tiba di selubungi api. "Aku tidak tau, paduka," jawab Liu Jin kebingungan melihat kondisi fisiknya yang mulai menua. "Gadis yang kau tembak itu pasti gadis titisan bulan, ia lahir saat bulan purnama, aaa arghh!!!" iblis itu memekik. Api mulai berkobar di mana-mana. Membuat anak buah Liu Jin juga kalang kabut ketakutan. Kapten Jo dan yang lain melihat kesempatan ini dapat dengan mudah melumpuhkan penjahat- penjahat itu. Dan dengan kekuatan yang di milikinya para dewa pun dengan cepat menghancurkan para iblis- iblis itu.
1018.2K viewsCompletedAdded to Library 581 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
Diceraikan Suami, Dipersunting Sultan

Diceraikan Suami, Dipersunting Sultan

sahut Bu Lili Putri sedikit berdecih ia melihatkan foto Anjani yang sedang ada di depan. "Ibu tahu nggak? ternyata mba Anjani itu penulis terkenal, buku yang sering aku baca ternyata karya mba Anjani," jelas Putri tangannya memberikan ponsel kepada Bu Lili Bu Lili melihat foto itu bahkan memperbesar fotonya. "Tadi mba Anjani jadi pengisi acara di seminar sebagai salah satu pembicara. Karena mba Anjan baru rilis buku pertamanya dan katanya mau di jadikan film Bu," lanjutnya semakin serius
2.0K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Dia hanya ingat kalau punya seorang putri bernama Riana. Anak yang sangat manis, penurut, tapi takut dingin dan suka sinar matahari. Setiap kali hujan turun, dia akan berteriak ke arah jendela. "Riana, hujan turun, ayo pulang." "Ibu sudah masakin iga asam manis." Sayangnya, tidak akan pernah ada lagi orang yang menjawabnya. Hujan masih turun. Membasuh segala kotoran di dunia ini.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as lilin dan api by mentariawanbulan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status