Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kristal Jiwa Raja Naga

Kristal Jiwa Raja Naga

Yin Long lantas berseru, "Arak mengalir seperti waktu di lembah seribu kabut. Dingin menyentuh meridian jiwa, hangat membelai takdir. Di dunia yang dimandikan cahaya lilin, setiap teguk adalah dupa yang dipersembahkan untuk bumi yang sabar!" "Bagus! Bagus!" Zi Wu bertepuk tangan dengan wajah senang. "Lanjutkan!" "Terima kasih, Senior." Yin Long tersenyum dan melanjutkan syairnya. "Terima kasih, wahai angin dari empat penjuru mata angin dan alam yang menyimpan kebijaksanaan. Kepada hujan yang membawa berkah dari istana awan yang menawarkan cinta meski iblis mengintai bulan purnama!"
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Selamat datang buku terbaru saya ini. Mohon doanya supaya saya diberi kesempatan dan kemampuan untuk menyelesaikan buku ini hingga tuntas. Semoga siapa pun yang berkunjung ke mari juga diberi kesehatan dan rejeki yang berlimpah, aamiin ...
Baca Semua Ulasan
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

“Mas Gito dan Mbak Dinda lafazkan Al-Fatihah dan Ayat Kursi. Fokuskan pikiran!” Desiran angin dingin makin kencang berembus. Aroma kasturi semakin menyengat dan membuat indra penciuman ketiga orang yang sedang khusyuk berdoa berasa pengap dan menyakitkan saluran pernapasan. Pak Kiai Tiba-tiba berdiri dengan suara keras bagai orang membentak. “Bismillahirrahmanirrahim!” “Innama amruhu iza arada syai`an ay yaqula lahu kun fa yakin.”
1074.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
Isyarat Kasih Untuk Awan

Isyarat Kasih Untuk Awan

"Assalamu'alaikum gadis Papa, kuatlah, Nak. Di luar cuaca sangat bersahabat, langit cerah namun tak memancarkan terik matahari yang panas. Papa akan memberimu nama Cloudy, putihlah hati seperti awan dan melindungi dari rasa panas dan amarah." Bayi Cloudy tak bergeming, Akmal lalu melakukan Azan di depan inkubatornya. Suara Akmal yang merdu, kala melantunkan Azan membuat sebagian perawat dan bidan di ruang Nicu yang mendengar bertasbih dalam hati.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Hayya ‘alashshalaah Hayya ‘alashshalaah Hayya ‘alalfalaah Hayya ‘alalfalaah Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Laa ilaaha illallaah Lantunan itu menggema di seluruh penjuru hutan, membuat hati Nurlian bak diguyur salju. Walau lirik-lirik itu tak ia ketahui maknanya, tapi berhasil menyulap jiwanya menjadi begitu tentram. Apalagi suara pelantunnya sangatlah indah.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

Matanya melotot liar juga tajam menatap mereka semua. "Tolong semua baca Ayat Kursi, Alfatihah, dan tiga surah Qul dengan khusuk dan berulang-ulang. Kuatkan saja suara, tapi jangan teriak. Asal bisa di dengar. Kita sama-sama memohon sama Allah, agar memberi kesembuhan dan kesadaran buat Ibu." Mereka semua segera mengikuti instruksi dari Solihin yang sedikit kewalahan.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 733 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
FOTO SUAMI DAN KEPONAKANKU

FOTO SUAMI DAN KEPONAKANKU

lanjut Pak Kyai lagi Hasnah mengangguk paham apa yang dimaksud Pak Kyai. "Perbanyak sholawat Al Fatih, sholawat Syifa dan sholawat adrikiyah/mukhathab, jangan sampai putus. Insya Allah kita bisa membantu Wahyu di sana." lanjut Pak Kyai lagi setelahnya beranjak pergi.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

om bhur bhuvah svah tat savitur varenyam bhargo devasya dhimahi dhiyo yo naha pra-chodayat om bhur bhuvah svah tat savitur varenyam bhargo devasya dhimahi dhiyo yo naha pra-chodayat Seiring lantunan mantra yang diucapkan oleh Wayan Suri terdengar suara angin semilir berputar dalam ruangan. Aliran angin tersebut berasa sejuk beraroma wangi cendana. Asap putih bersih mengepul dari sekujur tubuh Ni Kesumasari lalu rata menyelimuti setiap bagian tubuh.
9.916.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 586 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Satu kata yang tak pernah cukup. Nayla menatap punggungnya menjauh, seperti dulu. Seperti malam itu, ketika angin membawa pergi segalanya. Dan kini, sekali lagi, angin jadi saksi perpisahan yang mereka tidak pernah inginkan. Malamnya, Nayla menulis di buku catatannya. Tangannya bergetar, matanya sembab. “Kalau cinta ini hanya akan jadi angin… semoga ia tetap singgah di antara kita. Walau cuma sebentar. Walau hanya lewat. Aku akan tetap menunggu, sampai kapanpun.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

Qui tollis peccáta mundi, miserére nobis. Qui tollis peccáta mundi, súscipe deprecatiónem nostram. Qui sedes ad déxteram Patris, miserére nobis. Quóniam tu solus Sanctus. Tu solus Dóminus. Tu solus Altíssimus, Iesu Christe. Cum Sancto Spíritu, in glória Dei Patris. Amen. Teriring dalam bahasa yang berbeda. Mengalun dengan cengkok merdu, disertai gendang khas Iran. Lagu sholawat Badar.
9.733.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 963 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Kelawan mekak howo, howo kang dur angkoro *Melawan / mengendalikan hawa, hawa (nafsu) yang diliputi angkara Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda *Meskipun setan gentayangan masih saja / selalu membuat gangguan Hinggo pupusing jaman *Hingga akhir jaman Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko *Sekuat tenaga diriku memadamkan api, bisa (racun), murka Maper hardening ponco, saben ulesing netro *Mengendalikan panca indera (dalam) setiap kedipan mata Linambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan *Dilandasi belas kasih Sang Pemberi Kemulyaan Sang Hyang Jati Pengeran *Sang Maha Penguasa Sejati Penggalan liriknya mengajak mengingat pada Yang Maha Kuasa.
1027.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai lirik angin versi sholawat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status