Jagad dan Selaras
"Karena dia bermain dalam ketakutan akan ketidaksempurnaan. Persis seperti yang Bapak ajarkan sekarang. Bapak ingin kami jadi sempurna seperti robot, tanpa cela, tanpa kesalahan. Tapi musik yang sejati muncul dari luka, dari keringat, dan dari kerja sama. Jagad bukan 'atlet kasar'. Dia adalah metronom hidup saya. Tanpa dia, musik saya hanyalah suara kosong yang tidak punya tujuan."
Jihan beralih menatap para siswa. "Kalian semua! Apa kalian mau sekolah yang cuma peduli sama nilai angka, atau sekolah yang peduli sama siapa kalian sebenernya?!"
"SIAPA KAMI SEBENERNYA!" teriak para siswa serempak.
Pak Danu, yang sejak tadi mengamati dari pinggir lapangan, mengangguk-angguk. Dia kemudian berjala
ตอนยอดนิยม