Gairah Sahabat Suamiku
Ada rindu yang begitu besar, bercampur dengan obsesi.
"Li, apa kamu lupa dengan semua kenangan kita? Dengan hari-hari indah ketika kita masih bersama? Kamu tertawa, kamu tersenyum, kamu bahagia bersamaku." Suaranya kini melembut, seperti rayuan, berusaha mengorek kembali kenangan lama.
Lili menggeleng pelan. Tubuhnya gemetar, tapi kata-katanya keluar jelas.
"Aku tidak pernah bahagia bersamamu, Zi. Kebahagiaan itu baru aku rasakan setelah aku bersama Lio."