Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Tut! Suara handphone Pak Menteri berbunyi. Itu dari Dita, semoga dia sudah mendapatkan kabar tentang Player Mage yang potensial mengisi tim dari Indonesia. Mereka hampir tidak punya waktu lagi karena kualifikasi awal hanya tinggal satu minggu.
9.929.6K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mading timbul
Read
+Library
Runaway Ex-Wife

Runaway Ex-Wife

Perbedaan waktu antara Italia dan Indonesia yang hanya 6 jam, membuat Timmy tidak menunda-nunda lagi tugasnya. “Kabari aku secepatnya!” Mateo turun sebelum Timmy berhasil menghubungi om Mahreen yang menikahkan mereka di negara terkenal dengan pizza itu. Bos mafia itu berjalan dengan wajah ditutup masker warna hitam. Pria itu menjadi rentan akan bau-bauan setelah kejadian muntah-muntah di toilet kantor. Mateo mempercepat langkahnya menuju apartemen agar tidak menghirup lebih banyak aroma tajam yang akan membuatnya muntah kembali. Sesampainya di pintu apartemennya, Mateo berjalan cepat menuju kamarnya.
108.6K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as mading timbul
Read
+Library
Hati Biru Affa

Hati Biru Affa

Tim Inugami. Mahes: Eh, ada free slot tambah tim? Dapat upah bonus gak? Dekker: Gak Mas. Mahes: YAH. Siegy: Aku bisa ambil Tim Nue. Kalau Tim Titania isinya senior semua soalnya. Gak enak. Yusuf: Aku full minggu ini. Zul: Aku deh Titania. Zaid: Heh goblok! Tugas Besar jangan lupa tolol!
104.3K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as mading timbul
Read
+Library
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Begitu melihat sosok Nadine muncul, senyum lebar itu langsung muncul di wajah Dirga, tanpa bisa ia tahan. “Lama banget, Nad? Aku sampai jamuran nunggu di sini,” ungkap Dirga dengan nada menggoda. Nadine mendengus pelan. “Kamu yang kecepetan datangnya. Ini aja baru jam 4 lewat 10 menit." Dirga melipat tangan di dada, menatapnya dari ujung kepala. "Kamu sakit ya? Muka kamu pucet."
10307.8K viewsCompletedAdded to Library 7.4K Times as mading timbul
Show Reviews (28)
Read
+Library
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
NASI BERKAT

NASI BERKAT

Nanti setelah agak terang dan warung Bude Marni sudah buka barulah ia akan membeli kelapa muda untuk urap, juga tempe sebagai lauk pendampingnya. Sisa ubi semalam Mak Siti tumbuk dan akan ia buat timus. Dengan cara mengolah makanan sisa menjadi makanan lain membuat mereka tidak merasa bosan meski yang dimakan sama-sama ubi. Begitulah cara Mak Siti mensiasati perut sekeluarga tetap kenyang dan senang.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as mading timbul
Read
+Library
MADU CAP HALAL

MADU CAP HALAL

Tangan Marni begitu hangat sekali. "Pergilah Mas. Acara ijab kabulnya sebenatr lagi akan dimulai. Jangan sampai terlambat, jangan sampai mereka menunggu pengantin prianya, dan jangan sampai, Juragan murka karena kamu akan dianggap ingkar. Jangan mempermalukan Amira dan keluarganya," ucap Marni begitu tenang sekali. Sesekali Marni menarik cairan yang leleh dari lubang hidungnya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as mading timbul
Read
+Library
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

"Shit! Gue kalah lagi. Ini udah kelima kalinya gue kalah saat lawan dia." "ARRRGHHH!" Ia menendang batu kerikil yang ada di depannya. "CABUT!" *** "Ma ...! Ma ...!" teriak Mae di dalam kamarnya. Seseorang yang dipanggil 'Ma' itu langsung menghampiri Mae yang tengah berdiri di depan cermin besar kamar Mae. "Iya, Sayang. Mama ada di sini, kamu gak perlu teriak-teriak. Oke?" lembut Zaza, mamanya Mae.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as mading timbul
Read
+Library
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

Alana tampak terdiam, saat sosok ghaib itu meminta tumbl kepadanya. Sudah lama dirinya hanya bisa menunda-nunda menumbalkan Alina yang sudah dijanjikan sebagai tumbal madu untuk makhluk ghaib tersebut. "Aku akan menumbalkan maduku secepatnya, sebelum bukan purnama itu terlihat, aku akan membawakan dia untuk dirimu," ucapnya dengan nada tegas.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as mading timbul
Read
+Library
Mendadak Kembar

Mendadak Kembar

Kamu gimana sih tadi kan Mami belum selesai ngomong kok malah kamu matiin teleponnya. [Mi, Bram lagi sibuk.] Saat Bram asyik berbicara dengan ibunya, tiba-tiba Melati merasa begitu mual. "Mel, kamu kenapa?" "Gapapa Mas." [Bram, kamu sedang sama siapa? Kok ada suara perempuan.] [Teman Bram Mi.] [Bagus Bram, coba kamu dekati dia.] [Mami, Melati cuma temen.] "Kenapa Mas?" "Gapapa, Mami memang reseh."
104.9K viewsOn holdAdded to Library 112 Times as mading timbul
Read
+Library
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

"Kalau gagal dan kita tinggal di jalanan, itu gara-gara kalian berdua tidak mau pakai otak! Udah kere, sombong!” Paman Jalal menggebrak meja dan keluar dari rumah. Derum motor meraung kencang sebelum menghilang. Suasana hening melingkupi dapur. Zulham dan Anisa saling pandang dengan wajah cemas. “Bu… apa surat lelangnya sudah terbit?” Zulham akhirnya bertanya. Bi Laila mengangguk pelan. “Akan. Kita diberi waktu seminggu dan sudah kehilangan waktu tiga hari. Kita hanya punya empat hari lagi.”
1018.7K viewsOngoingAdded to Library 654 Times as mading timbul
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status