Pembalasan Untuk Pengkhianat
Papah berkata dengan suara getir, seketika hatiku mencelos mendengar penuturannya.
Mamah pun nampak syok mendengar penuturan Papah, ia bersimpuh di lutut Papah yang duduk di sofa.
"Pah, kumohon jangan lakukan hal, yang membahayakan nyawa kamu!" ucap Mamah sambil terisak di kedua lutut Papah.
Papah menatap wajah Mamah dengan mata berkaca. Ia mengangkat bahu Mamah yang terguncang dengan tubuh yang terduduk di lantai, ia dekap Mamah dalam pelukannya.