Gadis Tanpa Ingatan
Hanya rasa selesai yang tertunda.
Ia menutup ponsel, menatap langit. Bintang-bintang samar terlihat. Raina mengambil pena tua itu, membuka buku catatan. Ia menulis tentang akhir yang tidak meledak, tentang keadilan yang datang pelan, tentang keberanian yang tidak selalu berteriak.
Pagi berikutnya, Raina berjalan ke kantor dengan langkah mantap. Lobi ramai, tapi tertib. Di dinding, poster kebijakan baru terpasang—jelas, sederhana. Ia tersenyum kecil.
Bab Populer