Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

Salah satunya saat ini sedang berhadapan dengan Damar. “Saya ingin meminta Mbah Damar untuk memberikan air yang sudah dimantrai.” Dengan tangan yang gemetar pria itu menyerahkan sebotol air mineral untuk dibacakan. Tangan Damar meraihnya lalu bertanya, “Mantra apa yang kamu inginkan?” “Itu … untuk keperluan saya agar nanti saat berbicara di depan masyarakat tidak gugup.”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as mbah nun
Read
+Library
A Few Years Later

A Few Years Later

Sampai akhirnya Juna mengangkat kepala yang sedari tadi menunduk, lalu menjetikkan jari. “Ah, gue ada ide!” Juna lompat-lompat kegirangan, tapi lebih mirip anak kecil yang dibelikan gulali ketimbang laki-laki berusia dua puluh tahun. Ketiga temannya memandangi laki-laki bernama lengkap Juna Mahabarata—iya Mahabarata yang film India itu—dengan tatapan aneh dan meragukan. Pasalnya selama lima tahun bersahabat, mereka tak pernah mendengar ada satu pun ide bagus terlontar dari kepala mungil Juna.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as mbah nun
Read
+Library
Hanya Karena Tak Berpendidikan Tinggi

Hanya Karena Tak Berpendidikan Tinggi

Ah, dasar. "Oh ya? Nanti saya baca ah. Seru. Apalagi kalau ada yang bersiteru." Mbak Nunung menanggapi. "Pakai yang lainnya gak, Mbak?" tanyaku pada mereka setelah selesai membungkus. Intinya supaya obrolan mereka beralih tema. "Saya itu saja." Mbak Uri menjawab. "Saya pakai sate telor puyuh. Pakek sate usus juga. Dua puluh ribu. Di campur." Mbak Nunung mengutarakan pesanannya. Secepatnya kubungkus.
1072.5K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as mbah nun
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

"Cerita Mbah Kuntari tentang Mbah Gayatri, berbeda dengan cerita ibuku, Nung. Ibuku justru mengatakan, bahwa Mbah Gayatri itu wanita bodoh yang hidup dalam kepalsuan. Dia bahkan membiarkan semua wanita yang telah ditolongnya, bebas ditiduri oleh suaminya. Berpura-pura bahagia, padahal menyedihkan. Membiarkan rumput di halamannya tumbuh liar, hingga menjerat lehernya sendiri. Kata ibuku, Gayatri terlambat menjadi Dewi Mahakali, dalam membereskan gerombolan iblis yang menggoda suaminya. Tetapi aku tidak, Nung. Aku lebih pintar dari Gayatri. Aku bisa menjadi Dewi Kali, meski suamiku bukan Dewa Siwa..." Tubuh Nunung bergetar hebat, saat Astari berbalik dan mencengkeram pundaknya. "Maafkan saya B
3.6K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as mbah nun
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Bab. 6. Ampuni Rasa Ini Sebentar! Aku ingin menepi dulu, kurasakan tengkukku pegal, kepala terasa berat. Baru saja aku bernapas lega karena sudah bertemu Berlian, sekarang harus berhadapan dengan masalah baru lagi. Nurul, sahabatku. Dan Berlian wanita istimewaku. "Gimana, Dok?" tanya Nurul menyentakku.
1010.8K viewsOngoingAdded to Library 334 Times as mbah nun
Read
+Library
Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

Dibuang Mantan, Dikejar CEO Sultan

Karena dengan keberadaan Aruna di sana, membuat bu Nunuy akan menahan diri jikapun ingin menolak Fathan. “Nak Fathan saya dengar bekerja di DG?” Pertanyaan pertama dilontarkan oleh bu Nunuy, untuk mengenali calon mantunya itu. “Betul Bu. Saya bekerja di DG,” angguk Fathan sopan. “Di bagian apa?” “Saya sekretaris pak Brahmana, Bu. Suami Aruna.” “Oh…” Bu Nunuy lalu terdiam. Ia sedikit bingung untuk membuka percakapan dengan topik lainnya. Shanti memang sudah mengatakan akan mengenalkan calon suaminya pada dirinya.
1093.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as mbah nun
Read
+Library
Istri Manja Tuan Indra

Istri Manja Tuan Indra

Orang itu bertanya, lalu Indra melihat siapa pemilik suara tersebut. "Mas sama Mbaknya lihat istri saya? Iya, dia istri saya. Kami baru menikah kurang lebih dua minggu. Kalian lihat?" "Iya. Kami tadi lihat, Mas," jawabnya. Si pemilik gerobak pun sama-sama melihat potret itu, kemudian menambahkan. "Dia tadi ke sini, Mas. Beli jajanan saya banyak banget, tapi anehnya pas lagi nunggu pesenan karena antre si Mbaknya mual-mual gitu. Kayak lagi hamil mual-mual kayak gitu mah. Iya, kan?"
102.9K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as mbah nun
Read
+Library
Kaisar Puncak Naga

Kaisar Puncak Naga

Jiu Wang terlalu bahagia atas kemenangannya, sehingga dia merayakannya dengan menenggak berliter-liter arak hingga mabuk. Sayembara itu berisikan sebuah tantangan bagi siapa saja yang berhasil membawa sebongkah besar batu bintang hitam dari ketinggian Puncak Gunung Naga, maka, sang pemenang akan diberi hadiah seorang putri tercantik bernama Jing Yue, Persik Gunung Naga dan seribu keping uang emas. Tentu saja, hal itu berhasil mengundang banyak lelaki dan pendekar muda merasa sangat tergiur dengan hadiah tersebut.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as mbah nun
Show Reviews (28)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Serpihan Salju
Dear para pembaca, mungkin kisah ini terkesan lambat, karena memang sengaja diatur demikian. Jadi jika sekiranya membosankan, itu adalah hal yg wajar. Kisah ini tidak terburu2 dalam setiap tahapan yg MC lalui saat meningkatkan kemampuan serta tidak langsung jadi 'over power' dalam beberapa bab saja
Read All Reviews
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Hanya ini satu-satunya cara agar bisa menjauhkan si Mamang bakso tanpa harus mengusirnya secara langsung. “Bapak serius?” tanya Mamang bakso itu tak percaya. “Iya, totalnya berapa, Mang? Kalau bisa secepatnya diberikan.” Bima mengeluarkan dompet dari kantong celananya. Tak perlu waktu lama, setelah menghitung dan melakukan transaksinya Mamang bakso itu segera melaksanakan yang sebelumnya diperintahkan Bima. Bima sendiri kembali melangkah masuk, begitu melewati kamar Tiara yang masih terbuka, tampak wanita itu kembali memuntahkan isi perutnya pada ember di samping ranjang.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 409 Times as mbah nun
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Kakek Pranata memberikan nama samarannya Lelaki Tua dari Mongolia. "Lelaki Tua dari Mongolia," kata Aruna, menatap foto buram seorang pria tua dengan mata yang dingin. "Siapa dia sebenarnya, Kakek Pranata?" "Dia adalah pendiri Geng Utara, penguasa pasar gelap terbesar di Asia. Dia yang memerintahkan pembunuhan ayahmu. Dia adalah musuh terakhir dan terbesar Anda, Tuan R. Menghadapinya adalah misi bunuh diri," jawab Kakek Pranata.
10894 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as mbah nun
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status