Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pulang

Pulang

jawab si gadis, melepaskan tangan kecil yang merangkulnya. " Mmmt, aku akan mengantarmu. Setelah itu kita bisa kesana, aku rasa si kembar pasti ingin mencoba permainan di sana, " balas Angga, menoleh pada Yora yang masih menekuk wajahnya. " Tidak perlu membuang uang untuk hal seperti itu Ga, " ucap Yotta, menoleh pada teman yang begitu baik.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
Terjebak Bersama Kriminal Tampan

Terjebak Bersama Kriminal Tampan

Ia tersenyum kecil penuh harap saat membuka pintu. Tapi senyumnya langsung membeku begitu melihat siapa yang datang. Matanya terbelalak dan ia bersandar di pintu untuk menahan tubuhnya. Sesaat ia mengira akan pingsan. “Mau apa kau kemari?” “Apa aku membuatmu takut lagi?” “Apa kau sudah… bebas?” “Ya.” “Kapan?” “Hari ini. Aku keluar sebagai orang bebas.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
Kami Yang Kau Buang

Kami Yang Kau Buang

POV Ibu Sutri "Lepaskan!!" Dengan sekuat tenaga aku menepis tangan Selly dan akhirnya pegangannya pun terlepas. "Loh ... loh! Kenapa tubuhku menjadi oleng." Bugghh! Pantatku mendarat dengan sempurna ke lantai. "Aaww! Aduhh!" Aku mengerang kesakitan dan mengelus-elus pantatku. Aku tidak menyangka Selly akan melepaskan pegangannya begitu saja hingga tubuhku hilang keseimbangan.
8.733.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 810 kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Aku berhenti sayang Ku tak bisa lanjutkan Kisah ini bersamamu aku tak kan mampu Menghadapi semua Kebohongan yang biasa kau lakukan Aku hanya minta bebaskan diriku Lirik lagu Bebaskan Diriku dari Armada seolah menjelaskan perasaanku saat ini. Aku ingin bebas, lepas dari penderitaan yang Mas Tara berikan padaku. Tanpa sadar tetes demi tetes air bening nan hangat jatuh membasahi pipi. Ternyata tak semudah itu memaafkan bahkan melupakan luka yang Mas Tara berikan.
1079.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN SANG PEWARIS

KEBANGKITAN SANG PEWARIS

Daniel menyunggingkan senyum manis di bibirnya. Deru perasaan yang sulit untuk digambarkan memenuhi dada Daniel yang berdebar. Dia begitu ingin secepatnya memberikan kabar bahagia ini kepada Lidya dan juga para pedagang di pasar. Sudah waktunya mereka terbebas dari gangguan preman dan berdagang di tempat yang lebih layak. ***
9.937.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

Sebuah babak di mana ia harus menerima segala yang telah terjadi, dan melanjutkan hidupnya meskipun ada rasa sakit yang tertinggal. Ain menarik napas dalam-dalam, menghirup udara laut yang segar, dan perlahan-lahan menghembuskannya. Setiap hembusan napas itu membawa rasa lega yang lebih dalam, menghapuskan rasa sakit yang selama ini mengendap. Dalam hati, ia tahu bahwa melepaskan adalah pilihan terbaik, meskipun itu adalah pilihan yang paling sulit. Karena di balik melepaskan, ada ruang untuk hal-hal baru, ruang untuk menemukan kedamaian dalam dirinya sendiri.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
Kembalinya Gadis Terbuang

Kembalinya Gadis Terbuang

Kebebasan ternyata memiliki harga, dan harganya sangat mahal. Tiga hari telah berlalu sejak ia melangkah keluar dari rumah mewah yang dulu dinamainya 'rumah'. Tiga malam ia habiskan di sebuah losmen murah dengan kamar sempit yang berbau lembap dan kasur yang mengeluarkan bunyi reyot setiap kali ia bergerak. Suara lalu lalang dan klakson mobil di luar tidak pernah benar-benar reda, mengingatkannya bahwa ia sekarang sendirian, benar-benar sendirian.
611 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Aku belum pernah melihatnya. ​Ia cepat-cepat menyembunyikannya di saku kemeja. Sebuah insting primitif, naluri bertahan hidup yang entah dari mana asalnya, menyuruhnya untuk menjaga koin ini sebagai rahasia. Tepat saat ia hendak membuka pintu belakang, suara teriakan Kinanti dari ruang makan kembali terdengar, lebih keras dari sebelumnya. ​“Ayah, aku sudah putuskan! Hari ini aku akan menemui pengacara! Aku tidak tahan lagi! Aku ingin bercerai dengan Arya dan menikah dengan Daniel!”
10894 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
Sayap yang Terlepas dari Belenggu

Sayap yang Terlepas dari Belenggu

Suaranya bergema, ribuan penonton ikut bernyanyi bersama. [Tak ada yang bisa menghalangi... Rindumu pada kebebasan. Jalani hidup tanpa beban, hatimu melayang bebas. Melewati tahun-tahun kelam, Meski pernah merasa bimbang…] Saskia ikut bernyanyi, suaranya larut bersama ribuan orang. Namun jauh di dalam hatinya, dia berbisik lirih pada dirinya sendiri…
13.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Namun Amanda tidak pernah menoleh lagi. Di luar tempat pernikahan, Anya menyerahkan tiket pesawat ke Negara Merikana pada Amanda. "Selamat, kamu akhirnya bebas." Amanda menerima tiket itu dan berkata dengan penuh perasaan, "Benar, akhirnya aku bebas." Mulai sekarang, dia hanya bisa menjadi Amanda.
8.4165.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai membebaskan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status