Mas, Ayo Bercerai!
Sudah dua minggu sejak ia memulai kursus singkat membuat perabotan kayu di bengkel kecil milik seorang tukang kayu tua.
“Lana, kamu harus lebih sabar dengan seratnya,” tegur Pak Karto, instruktur kursus, yang sedang mengawasi dari balik kacamatanya. “Kayu ini sudah tua, dia punya cerita. Kamu tidak bisa memaksanya mulus dalam satu hari.”
Zala tersenyum tipis. “Saya tahu, Pak. Tapi rasanya kalau saya tidak cepat selesai, cerita itu akan terus menghantui saya.”