Perceraian yang Terindah
Aku tidak ingin tumbang lagi, apalagi di depan pengkhianat ini.
"Pak Weri, seperti yang Bapak ketahui. Anak saya pasti dijebak, Pak. Tadi juga dia diseret oleh orang yang tidak dikenal. coba Bapak lihat, celana anak saya sudah robek sana-sini. Begitupun juga teman wanitanya diperlakukan tidak baik, di mana hati nurani mereka, Pak. Dan ... sekarang, lihatlah seluruh tiang yang ada di komplek ini dipenuhi tempelan brosur. Anak saya masih punya hati, Pak. Bukan makhluk lain, seenaknya memperlakukan dan menindas anak saya seperti ini," bela mertua. Dia masih berstatus mertuaku, tapi tidak beberapa hari lagi.
Bab Populer