Wanita Lain Di Hati Suamiku
pinta umik.
Aku terdiam menatap Ana yang tersenyum begitu cantik kepadaku. Lesung pipi semakin membuatnya manis, wajah putih bersih, hidung mancung, sungguh secantik teratai. Dia bisa berada di situasi ini dalam keadaan tenang, ia tak menunjukkan sedikitpun kecanggungan meski satu ruangan denganku dan Agam, ia tenang bagai teratai. Bergantian kutatap Agam sejenak, lelaki itu acuh. Dia bahkan tak mempersilahkan aku untuk duduk di sampingnya, lalu bagaimana aku bisa bergabung dalam obrolan mereka? Aku hanya akan menjadi patung bernyawa.
Sakitnya hati setiap kali kulihat Agam diam-diam mencuri pandang dengan Ana. Aku tak tahan, aku tak kuasa menahan sakitnya dada seolah tertusuk pedang dan di t
Bab Populer