Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu yang Tak Diharapkan

Menantu yang Tak Diharapkan

gumamnya, tapi suaranya tidak terdengar yakin. Di kamarnya, Arga duduk di tepi ranjang, membuka buku catatan. Ia tidak menulis angka hari ini. Tidak juga rencana. Ia hanya menuliskan satu baris pendek: Diam bukan berarti kalah. Kadang itu cara bertahan paling aman. Ia menutup buku itu, menyimpannya di laci terdalam, lalu berbaring. Tatapannya lurus ke langit-langit, napasnya teratur.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

gumamku. Dia tidak menjawab dengan kata-kata. Dia tidak pernah melakukannya. Sebaliknya, ada keselarasan yang tenang di dalam diriku, keheningan bersama yang berdengung rendah dan fokus. Tidak ada rasa takut. Tidak ada kebingungan. Hanya kesadaran. Seolah-olah dia mendengarkan sesuatu yang lebih jauh daripada dinding di sekitar kita. Bagus. Itu berarti kita berdua merasakan hal yang sama.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Dan sedikit lega. “Ya Allah..” ucapnya. Matanya terpejam. Menetralkan desah nafasnya. Menghunus kekuatannya. Ia tertidur dalam kebingungan itu. Ia sendirian. Ia menunaikan mimpinya di petang itu. Dirinya sedang tenang. Beristirahat dalam kesendirian itu. Bercinta dengan sang nyenyak yang memeluknya saat itu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
Menggenggam Awan

Menggenggam Awan

Terlihat Zia memalingkan wajahnya ke jendela, enggan menatap Awan. “Zi, aku tau kamu cemburu,” ucap Awan parau, “Aku nggak apa-apa.” Jawab Zia berbohong, “Zi, maafkan aku,” ucap Awan menenangkan, menggenggam tangan Zia. “Sayangku, aku mengajak serta kamu ke sini, karena aku tidak ingin jauh dari kamu dan Azzam,” Awan masih membujuk Zia. Zia masih terdiam.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
Wanita Lain Di Hati Suamiku

Wanita Lain Di Hati Suamiku

pinta umik. Aku terdiam menatap Ana yang tersenyum begitu cantik kepadaku. Lesung pipi semakin membuatnya manis, wajah putih bersih, hidung mancung, sungguh secantik teratai. Dia bisa berada di situasi ini dalam keadaan tenang, ia tak menunjukkan sedikitpun kecanggungan meski satu ruangan denganku dan Agam, ia tenang bagai teratai. Bergantian kutatap Agam sejenak, lelaki itu acuh. Dia bahkan tak mempersilahkan aku untuk duduk di sampingnya, lalu bagaimana aku bisa bergabung dalam obrolan mereka? Aku hanya akan menjadi patung bernyawa. Sakitnya hati setiap kali kulihat Agam diam-diam mencuri pandang dengan Ana. Aku tak tahan, aku tak kuasa menahan sakitnya dada seolah tertusuk pedang dan di t
1018.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 601 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

ucap Fikri sambil terus menatap langit. Aku hanya diam, sebab merasa tak diajak bicara. Dia sedang bergumam pada dirinya sendiri, kurasa. Eh, tapi ... apa ini bentuk restu semesta? Aku jadi bisa lebih lama berdekatan dengannya walau tak ada obrolan apa pun lagi. Masa iya aku harus memulai lebih dulu? Ah, gengsi, dong.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin Kita bertemu tanpa sengaja Meskipun sebelumnya aku sudah pernah mengagumi dalam Diam Kamu yang begitu cuek dan dingin Kamu yang sangat anti wanita Selalu menundukkan pandangan Bahkan saat mengajar para santri putri Aku tau bahwa semua santri putri menyukaimu Kamu sangat bisa Membuat banyak wanita begitu mendambakanmu Namun disaat diumumkan tentang pertunangan dengan dia Aku memutuskan untuk tak mengagumi lagi Sebab mengagumi orang yang sudah menjadi milik orang lain itu sangat menyakitkan Aku pernah bermimpi, bisakah santri biasa seperti dapat bersanding denganmu
9.524.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 995 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
PENDEKAR KAISAR RASKAR

PENDEKAR KAISAR RASKAR

Mereka hanya bisa kembali menutup mulut tanpa bersuara lebih lanjut dan kembali sunyi dengan perasaan rumit di hatinya. Pemimpin para penguji juga tetap terdiam dengan tenang mengamati segala sesuatu yang terjadi di dalam Bola Abadi. Dia melihat semuanya dengan tenang seolah-olah tidak ada beban sedikit pun di dalam pikirannya.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
Dosa Dalam Pelukan Brondong

Dosa Dalam Pelukan Brondong

“Well, I agree. Mbak Sheana kelihatan classy banget.” Sheana akhirnya bicara, lembut tapi tak kalah menusuk, “Saya percaya, kehormatan seseorang nggak selalu ditentukan dari seberapa sering dia diam. Kadang, diam itu justru bentuk perlawanan paling keras... hanya saja tak semua orang paham bahasanya.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Mempelai Pengganti di Pernikahan Kakakku

Terpaksa Jadi Mempelai Pengganti di Pernikahan Kakakku

Tidak ada jawaban verbal yang hangat seperti biasanya. Aurelia menutup mata. Ia bisa merasakan getaran emosi Gian—cemburu, kecewa, sekaligus lega. Pria itu menahannya, memilih diam, tetapi tubuhnya bercerita. Mereka melepas rindu dalam diam. Hanya detak jantung yang berpacu, hanya desahan napas yang saling bertukar.
1034.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 802 kali sebagai mengagumi dalam diam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status