Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahim 200 Juta sang Tuan Muda

Rahim 200 Juta sang Tuan Muda

ucapnya menggantung. "Benar kata tuan muda, Nona. Sayang sekali kalian melewatkan itu ... Oh iya, sarapannya sudah siap," Juminah mulai membuka satu persatu tudung penutup masakan itu. Dengan Andrean dan Melody yang mulai duduk di kursi meja makan.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as menutup
Read
+Library
Terjebak Asmara Tuan Argen

Terjebak Asmara Tuan Argen

Menjelaskan menu makanan yang dia antarkan pagi tadi. "Kalau begitu biarkan saja." Balas Gara lagi. Gara sudah tahu dan paham, apa yang sedang dilakukan pasangan suami istri yang sedang mabuk laut, eh mabuk cinta itu. "Tirai kamarnya tertutup lagi, tadi sudah terbuka setelah aku mengantar sarapan. Apa aku perlu mengetuk pintu untuk bertanya." Pesan terkirim lagi. "Kalau kau mau mati ketuk saja dan ganggu Argen."
109.8K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as menutup
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Nuhun Rojali cepat menutup pintu saat mendengar suara barusan. Ia kembali ke kamar, menyelimuti dirinya dengan selimut. Matanya dipaksa terpejam. Telinganya dituntut tuli dari suara yang tak perlu.
9.775.2K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as menutup
Read
+Library
Menantu Pengganti

Menantu Pengganti

Aruna keluar dari toilet tamu dengan langkah yang diatur sehalus mungkin. Earpiece kecil itu terpasang erat di telinga kirinya, tertutup sempurna oleh sanggul rambut yang rumit. Di telinganya, suara statis mendesis pelan, seperti suara ombak radio yang mencari sinyal di tengah badai. Bima, pelayan katering yang ternyata sekutu itu, sudah menghilang ke dalam kerumunan, kembali menjadi bayangan yang menyajikan canapé dan anggur.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as menutup
Read
+Library
Dekapan Panas Kakakku

Dekapan Panas Kakakku

Tidak melanjutkan argumen karena memang setengah mangkok lebih baik dari mangkok penuh yang tidak disentuh sama sekali. “Minum dulu.” Hanson menyerahkan gelas air putih. Kiara menerima dan meminumnya. Lalu mengembalikan gelas. Hening sebentar. Kiara tampak berpikir. Lalu dia tersenyum tipis. “Kak.” “Hmm.” “Aku mau makanan penutup.” Hanson menaikkan satu alisnya. “Makanan penutup?” “Iya.” Kiara mengangguk. “Setelah makan ada makanan penutup. Itu aturannya kan.”
1014.5K viewsOngoingAdded to Library 507 Times as menutup
Read
+Library
Kaya Itu Takdir

Kaya Itu Takdir

ucap manajer tersebut dongkol. Disaat Nathan makan tiba-tiba ada pria paruh baya menghampirinya. Pria itu berkata kepada Nathan , "Maaf sekali, restoran kami akan segera ditutup, jadi kami harap segera selesaikan makan kalian dan bayar!" Manajer tersebut sangat yakin bahwa para pemuda tersebut akan ketakutan dan kabur. Namun siapa sangka, Nathan malah menjawab, "oh benarkah? Kenapa cepat sekali, padahal aku baru saja pesan satu Hotpot spesial, dan belum datang. Kenapa mau tutup?" Andrew dan donie terkejut, "kenapa pesan lagi. Aku sudah kenyang" ucap Donie
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 759 Times as menutup
Read
+Library
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

tanya Kamal penuh antusias. "Iya, hadiah." Aku mengangguk dan tersenyum. "Hadiah apa, Sayang?" Mas Fandi ikut berpindah duduk dari karpet ke sofa. "Tutup dulu matanya, Mas." "Kenapa harus ditutup?" Mas Fandi tertawa kecil. "Ayolah, Mas. Tutup dulu sebentar," pintaku sambil menahan senyum. "Ok, ok. Ayo kita tutup mata dulu, Jagoan!" Mas Fandi mendudukkan Kamal di pangkuannya.
9.8240.3K viewsCompletedAdded to Library 7.4K Times as menutup
Show Reviews (32)
Read
+Library
Mini Adae Jangkang
Terlalu lembek dan tidak tegas jadi seorang lelaki, masa dari hal kecil selalu di atur oleh mama nya dan tidak ada keadilan dan ketegasan jadi suami untuk kedua istrinya, pantas lah penyesalan untuk mu Malik
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Read All Reviews
LELAKI CADANGAN

LELAKI CADANGAN

ucap Alexketika menyadri juniornya sudah mendongak kembali dengan panjangnya membuat selimut yang digunakannya itu harus ekstra digengam supaya menutupinya. Alex kemudian membuka pintu. “Makanan Anda, Pak,” ucap staff resort yang tadi memberinya kartu nama itu sambil tersenyum menggoda. “Terima kasih,” ucap Alex sambil membuka pintu dan menarik troli makanan pesanannya ke dalam kamar. Selesai dengan itu, Alex segera menutup pintu kamar dan menguncinya lagi. “Nyonya, ayo makan dulu,” ucap Alex sambil tetap mengenakan selimutnya.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as menutup
Read
+Library
MENANTU PILIHAN (TAMAT)

MENANTU PILIHAN (TAMAT)

tanya Aira gelagapan. "Iya. Kamu sedang apa?" Raihan balik bertanya. Dia tidak curiga sama sekali. "Ini, selimutmu terbuka. Aku cuma mau tutupin lagi. Barangkali kamu kedinginan, Mas." "Oh! Sini ... sini. Dekat aku!"
1018.1K viewsCompletedAdded to Library 615 Times as menutup
Read
+Library
are we in love yet?

are we in love yet?

ucap Beno “oke, jadi mas siapin bawang putih, bawang merah, telor, sosis, cabai merah, nasi dingin, kecap, tomat, mentimun, minyak, garam, merica, micin…” “loh pake micin?” tanya Beno kaget “yaiya, emangnya engga?” “micin kan ga baik Ra” “tapi kan enak mas” “tapi—“ ucap beno terpotong karena tatapan Lara yang tajam terhadapnya “nasi nya nunggu digoreng Ra” ucap Beno mengalihkan pembicaraan sambil memotong bawang putih
2.8K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as menutup
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status