DIARY SKIZO
Tentang mimpi selaksa kejora
Kuserah atma, bila cinta tak lagi bara
Lebur rasaku
Gemuruh dalam dada perlahan luruh
Tumpah ruah kasih mengharu biru
Sinar terik mentari serupa aurora peretas ragu
Denting-denting jemarimu lembut mengitari
Pada tiap-tiap inci kulit diri
Memintal gundah jadi bahagia
Menukar nestapa
Mengubur luka di dalam palung sanubari
Aku kalah
Menyerah
Segalamu teramat indah untuk terabai begitu saja
_________________________________________________
"Rin ...."
"Hmm ..." sahutku dari balik selimut.
"Tau nggak, ini namanya apa?"
"Apa?"
"Ini namanya siang pertama."
Aku tergelak, masih dengan selimut menutupi wajah.