Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda
Benar saja, tak berapa lama dari itu, aku pada akhirnya hanyut ke alam mimpi.
Aku baru terjaga kala ada seseorang yang membangunkan aku.
"Mas, pesawatnya sudah mendarat," katanya sambil menggoyang bahuku.
Pelan-pelan membuka mata, mengumpulkan kepingan nyawa, lalu melempar pandang ke belakang.
"Terima kasih," ucapku setelah itu.
Saat ini kudapati penumpang lainnya mulai meninggalkan tempat duduk mereka.