Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Maka dengan keyakinan yang sedikit goyah, Ben melangkahkan kaki menuju pintu depan. Sekilas, pintu rumah mantan mertuanya itu masih terlihat sama seperti yang ia ingat. Akan tetapi, jika dilihat dengan lebih teliti, detail pada kenop maupun daun pintu ada yang berbeda. Ada ukiran tipis di sana yang berkilauan dan membuatnya terlihat lebih mewah. Ben menekan tombol di samping layar kecil di dekat pintu, tetapi tidak kunjung ada respons. Ia lantas mengetuk pintu dengan kepalan tangannya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

keraguannya di antara ia harus pergi saat ini juga ataukah ia tetap mengusir mahkluk itu. “Sepertinya mala mini aman mbak,” jawabnya dengan tenang. “Kreeettt” Sapto membuka kamar kecil itu. Ia mendorong sekuat tenaga pintu yang sudah karatan itu. Berbeda dengan pintu lainnya, pintu ini sangat berat. Pintu ini terbuat dari gabungan baja dan kayu. Entah untuk tujuan apa pintu ini dibuat berbeda. Namun, yang pasti saat ini, pintu itu sudah membuka celahnya sedikit, cukup untuk sebelah badan masuk.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Obsesi sang protagonis

Obsesi sang protagonis

Ada sebuah pintu ganda besar di sana, tingginya kira-kira tiga meter, dengan cat coklat mahoni dan gagang pintu lebih besar dari milik indomart berpelitur emas. "Bukankah sekarang kita memang tidak akrab? Belum, setidaknya," balas Luga dengan gedikan bahu singkat. "Apa yang akan kamu lakukan kalau kita bisa akrab?" tanya Yerinsa penasaran. Langkah berhenti tepat di depan pintu besar, dilihat dari jarak dekat ini, gagang pintu seukuran lengan Yerinsa, bahkan kelihatannya beberapa senti lebih panjang.
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
PIL KB MILIK IBU MERTUA

PIL KB MILIK IBU MERTUA

"Di sana." Anggara menunjuk sayap kanan rumah, di mana di sana ada terlihat pintu ganda dari kayu jati, dengan ukiran bunga dan burung yang Naira tidak yakin itu burung apa. Melihat besarnya pintu, Naira bisa mengira bagaimana luas dan besarnya kamarnya nanti. "Aku mau minta izin," ucap Naira masih dengan kepala sedikit menunduk dan arah tatapan ke bawah.
1024.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 748 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Perjanjian Darah Keluarga Atmaja

Perjanjian Darah Keluarga Atmaja

Disamping hari sudah malam ditambah dengan badan yang lelah, mereka juga sudah tak memiliki pilihan lain selain "Nerimo Ing Pandum." Pak Karsa melangkah lebih dulu mendekati pintu utama rumah itu yang berupa dua daun pintu dengan handle yang terlihat sudah berkarat di sisi keduanya. Ia merogoh saku celana lalu mengeluarkan segerombolan anak kunci dan memasukkannya ke dalam lubang. Ceklek .... Kriettt ....
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Bos, I'm Pregnant!

Bos, I'm Pregnant!

Jemari Fara gemetar hebat saat menekan tombol *Pasecode* pintu apartemen mewah Sean. Sekali gagal, dua kali gagal, hingga pada percobaan ketiga, tangannya terasa kaku seperti es. Dingin yang menjalar dari ujung kuku hingga ke hatinya membuat koordinasi motoriknya kacau. Belum sempat ia menekan digit terakhir sebagai penutup akses masuk, pintu besar yang terbuat dari kayu mahoni kualitas terbaik itu terbuka dari dalam dengan sentakan pelan.
9.718.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 636 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Dua tanganku diletakkan di atas gagang pintu lalu menekannya ke bawah. Setelah terdengar ‘klik', aku mendorong dua pintu itu sekaligus hingga terbuka lebar. Aroma harum dari bahan-bahan alami seperti vanila bercampur bunga violet menyeruak masuk ke paru-paru mereka ketika pintu tersebut baru terbuka. Terdapat satu kasur berukuran besar yang cukup untuk dua orang dalam satu ruangan tersebut. Tempat tidur itu memiliki atap kelambu dan berada di sisi kiri dari arah pintu. Di ruangan tersebut juga memiliki dua lemari kayu dengan dua daun, meja belajar, sebuah teknologi berbentuk tipis yang tergantung berlawanan arah tempat tidur yang bernama TV, berbagai teknologi lainnya yang tak aku mengerti,
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Membiarkan kancingnya tidak tertutup, lalu berjalan ke dalam kamar untuk mengambil waistbag untuk aku gunakan sebagai wadah ponsel, dompet, kunci motor dan beberapa alat printilan kecil lainnya. "Jangan di tutup dulu ya, Bang. Ini saya udah mau nyalain motor. Nggak ada setengah jam nyampe situ kok." Aku mendengarkan jawaban dari ujung telepon sana dengan seksama "Oke oke, gue tutup dulu, Bang. Thanks!"
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Kamar 2A

Kamar 2A

balas Rara. Ardan melangkah turun tangga, lalu menambahkan tanpa menoleh, “Jangan ragu ketuk kamar bawah, ya.” Lorong kembali sunyi begitu langkahnya menghilang. Belum sempat Rara menutup pintu, suara gesekan halus terdengar dari sebelah. Ia menoleh. Sebuah celah kecil muncul di pintu kamar 2B.
478 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai model daun pintu 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status