Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nayla

Nayla

But, yah belum ada sekali pun Raka menelpon atau sekedar mengirim pesan pada Nayla. Nayla berdiri di depan kaca meja riasnya. Di tatap bayangannya di cermin itu. Ia menarik bajunya yang longgar ke belakang hingga membentuk lekukan tubuhnya yang seperti gitar klasik itu. 'Dada Lo kecil, iya kau gue selera' Nayla merasa jengkel jika mengingat ucapan sarkas Raka. "Mata dia aja rabunan!"
9.420.4K viewsCompletedAdded to Library 468 Times as nada piano
Read
+Library
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Ada sesuatu di mata mereka yang berbeda—mungkin awal dari sesuatu yang baru. Nadia, dalam balutan gaun pastel yang anggun, tersenyum melihat Alby yang tampak elegan dalam jasnya. “Jadi, seorang pianis bisa datang ke acara seperti ini tanpa membawa piano?” Alby mengangkat alisnya dengan gaya dramatis. “Tentu saja tidak. Piano ada di dalam hati dan pikiranku. Aku hanya butuh meja dan jemari untuk menciptakan melodi.”
1036.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as nada piano
Read
+Library
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Ruangan tempat mereka duduk penuh nuansa krem hangat dan cahaya redup dari lampu gantung berbentuk kristal yang menggantung tenang di langit-langit. Musik piano klasik mengalun pelan, tapi ketegangan yang mengambang di udara membuat setiap not terasa seperti detak jam sebelum ledakan. Nadira menunduk, jemarinya meraba-raba pinggiran gelas anggurnya yang masih utuh. Suaranya turun beberapa oktaf, dingin seperti angin malam di puncak Lembang. "Aku tidak ingin bekerja sama dengannya."
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 932 Times as nada piano
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Namun, kalian tahu bahwa ini bukan akhir, melainkan persiapan untuk sebuah petualangan yang jauh lebih besar di dimensi ke-13 dan seterusnya. Tiba-tiba, suara Nara terdengar dengan sangat jelas di telinga batin semua makhluk di Nuranipura. Bukan berupa kata-kata, melainkan sebuah nada yang disebut The Prime Note. Nada ini memberikan rasa syukur yang begitu mendalam hingga seluruh semesta terdiam sejenak dalam keheningan yang suci. "Kalian adalah musik-Ku yang paling indah," bisik Nara.
965 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as nada piano
Read
+Library
Dosa di Ranjang Sang Penguasa

Dosa di Ranjang Sang Penguasa

'Sepertinya aku tunda dulu siasat menyerang Nadine. *** Sementara itu, di rumah megah milik Leonard… Nadine duduk diam di kursi rotan dekat jendela kaca besar, mengenakan sweater lembut yang sebenarnya tak ia pilih sendiri. Dari kejauhan, terdengar suara piano klasik dimainkan pelan oleh seorang pianis bayaran yang sengaja didatangkan untuk “menenangkan suasana.” Akan tetapi, Nadine tak tenang.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as nada piano
Read
+Library
Malam Terlarang Bersama Paman

Malam Terlarang Bersama Paman

kata Nada bermonolog dengan dirinya sendiri. Akan tetapi, Nada langsung menggeleng, “Ah, tapi rasanya percuma. Nenek saja tidak dia dengar, apalagi aku?” Nada melirik pada jam digital yang tertera pada dashboard mobil. Seketika pupilnya membulat, melihat deretan angka yang nampak di sana. “Astaga, Deven!” Nada langsung ingat pada anaknya, dia merogoh tas. Namun, harus berakhir dengan kekecewaan, “baterai ponselku habis dan sialnya lagi tidak bawa kabel isi dayanya.”
9.853.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as nada piano
Read
+Library
The Werewolf's Bride

The Werewolf's Bride

Duduk di bangku kayu atau berdiri dengan tubuh bersandar, seolah berharap musik bisa menghapus sejenak beban pikiran mereka akan dunia luar. Liora duduk di kursi di tengah ruangan memainkan piano. Jemarinya yang lentik menyentuh tuts piano dengan lembut, mengalirkan nada yang jernih dan mendamaikan, seperti embun pertama pagi hari. Suara piano itu begitu halus, seolah mengisi setiap celah hati pendengarnya yang letih dengan kehangatan.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as nada piano
Read
+Library
Noda Dalam Semalam

Noda Dalam Semalam

“Aku tidak bisa bangun sendiri kalau tidak ada kamu.” Seruni hanya diam. Jagat menghela napas kalimatnya barusan memang terdengar seperti rayuan seorang don juan meski dia berani bersumpah itulah yang dia rasakan selama ini. “Bahkan alarm ponselku juga menolak berbunyi,” gerutunya saat mendapati ponselnya ternyata mati kehabisan daya. Dia melirik jam waker di nakas tapi benda itu pun tak membantu sama sekali.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 480 Times as nada piano
Read
+Library
Kesalahpahaman Kejutan Ulang Tahunku

Kesalahpahaman Kejutan Ulang Tahunku

Bibir ayahku bergerak sedikit, tetapi pada akhirnya hanya berubah menjadi sebuah desahan berat. Air mata ibuku mengalir semakin deras. Aria menatapku dengan mata penuh kebingungan. Aku tidak memedulikan reaksi mereka, hanya berbalik dan berjalan selangkah demi selangkah menuju piano putih itu. Tuts yang baru berkilau memantulkan cahaya lembut di bawah lampu. Inisial "N" yang terukir di badan piano terlihat begitu jelas. Aku mengulurkan tangan, menyentuh tuts yang dingin dengan lembut, tetapi tidak berniat untuk memainkannya.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as nada piano
Read
+Library
Suami kontrak jodohku

Suami kontrak jodohku

Tetap diam di kamar membuatnya semakin kepikiran, kemudian ia pergi ke ruangan musiknya dan memainkan piano yang Valda belikan. Aruna sangat menyukainya dan musik membuat pikirannya tenang juga rileks. Saat sedang asyik bermain pianonya, Aruna di kejutkan dengan Nanda yang masuk dengan tiba-tiba dan berdiri di hadapannya. Aruna menghentikan main pianonya. “Kau mengagetkan saja!” “Emmmh ini piano mahal yang Valda belikan, kan? Pasti kau sudah banyak mendapatkan uang dari Valda. Bagi aku juga dong,” ujar Nanda seraya menadahkan tangannya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as nada piano
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status