Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ok, Aku Nyerah Bos!

Ok, Aku Nyerah Bos!

“Gila aja aku harus menyerah secepat itu. Sorry lah, yaw. Seorang Naina gak boleh menjadi pecundang hanya karena ditolak sekali. Pokoknya gaskeun!” Aku terus bermonolog sendiri, bahkan di saat aku menghabiskan dua porsi minuman dan makananku. Bibirku terus berbicara sendiri, menggerutu, dan bahkan di saat suapan itu masuk ke dalam mulutku, “Butuh bantuan, Nona?” “Eh?” Aku menoleh, dan bibirku seketika mengulum senyum. “Hai, Bang.”
1031.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia menyebut dirinya 'The Monotone'. "Kenapa kalian mengganggu ketenangan ini?" suara Monotone terdengar datar dan menjemukan. "Imajinasi adalah kekacauan. Imajinasi adalah penderitaan. Di sini, semua orang aman karena tidak ada yang berharap." "Keamanan tanpa harapan adalah penjara!" teriak Nara. Ia terbang mendekati Monotone. "Kau tidak melindungi mereka, kau mematikan mereka secara perlahan!"
967 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

monolog Arkan yang terus mencoba menelpon dan mengirim pesan kepada istrinya. " Apa kamu tidak rindu aku? aku bahkan sudah sangat merindukan kamu. Kalau bisa aku ingin langsung memeluk kamu saat ini juga." Arkan hanya monolog dengan memandang foto Aisyah di handphonenya. " Jangan membuat aku panik dan khawatir sayang." ucap Arkan sebelum memejamkan matanya untuk menghilangkan rasa penat.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Kakinya digerakkan bergetar naik turun. Diletakkan lagi ponselnya. Sambil ia memainkan gitar nya. "Aku kehabisan kata dan hampir tak bicara dalam hati hanya ada rasa yang tak dapat ku wakilkan lewat sajak, lagu, atau bunga," Danu kini menyanyikan lagu Milik Doel Sumbang. Risau menunggu balasan chatting sang bidadari.
105.7K viewsOn holdAdded to Library 217 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

--- Di minggu keempat, ia kembali duduk di ruang tamu bersama Nara. “Ma, aku tahu kenapa aku harus diam waktu itu.” Nara menoleh. “Kenapa, sayang?” “Karena ternyata... suaraku nggak hilang. Cuma ketindihan tepuk tangan orang lain.” --- Malam itu, Nara menulis di jurnal keluarga: Pertanyaan: "Apa yang terjadi ketika kita terlalu lama bicara, dan lupa mendengar suara sendiri?"
101.9K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Love You Aleea

Love You Aleea

kelakarku. "Iyakah?" Mas Mono mengamati perempuan berjilbab putih yang membalas dengan gelengan. "Ulang tahunku masih beberapa bulan lagi. Tapi kalau nanti kalian bikin surprise party, aku nggak bakal nolak," canda Kak Hasna. Sambil menunggu azan magrib, kami terus berlatih. Mas Mono yang menjadi vokalis membawakan beberapa lagu tambahan berbahasa Mandarin yang menurutku kian fasih.
6.5K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

“Orang yang mau mendengar ceritaku, atau mereka yang mau membaca kisahku ini pasti akan segera mengetahui bahwa sudah berbulan-bulan aku tidak berbicara dengan kamu. Mereka juga tetap memahami bahwa cerita-cerita yang aku tuturkan ini adalah monologku kepada diriku sendiri.” “Sebagian besar dari monolog-monologku ini aku tulis di dalam buku diary, sebagian yang lain aku posting di media sosialku, dan sebagian sisanya aku simpan sendiri di dalam hatiku.” “Aku memang tidak selalu melakukan monolog ini. Aku hanya melakukannya jika ada faktor pemicu, di mana itu selalu mengingatkan aku kembali pada dirimu, Mas Joko. Seperti misalnya, barusan ini, ibuku menelepon aku.”
9.614.9K viewsCompletedAdded to Library 386 Times as naskah monolog singkat
Show Reviews (17)
Read
+Library
Ayusqie
Dirgahayu RI ke 77. Semoga makin maju dan makmur NKRI-ku. Terima kasih utk kk2 reader yg telah mengikuti kisah romance Mas Joko ini. Jika suka, jangan lupa vote ya kak, spy saya makin semangat nulisnya. Terima kasih, matur nuwun, syukron katsiron, thank you, xie-xie.. ...
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Read All Reviews
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

Narsih bermonolog. "Sekarang, malah berteman dengan tikus, kecoa, dan kini dengan sekelompok semut. Apakah ibumu ini sakti? He he he ... hanya Allah yang Maha Tahu segalanya," gumam Narsih lagi, kini sudah berada di celah jendela. "Tolooooong!" "Tolooong!" "Keluarkan saya dari sini, toloooong!" teriaknya sangat kencang hingga merasakan sakit di tenggorokannya.
9.9169.7K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

Yang ia lakukan justru bergeming, meski ada rasa kangen dan ingin mendengar juga berbicara dengan Nayla, tapi hatinya ragu untuk mengangkat panggilan itu atau membiarkan begitu saja. 'Ada apa? Apa bener mau telfon atau hanya tak sengaja kepencet? Ini kan sudah malam?' monolognya. "Bengong aja Lo," ucap Dian sembari menepuk pundak Dimas,"Dua porsi yang pedes," lanjutnya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Pengasuh Gratis Itu, Mertuaku

Pengasuh Gratis Itu, Mertuaku

Nada terkekeh riang begitu kuajak bersenandung cicak-cicak di dinding, meski belum terlalu lancar berbicara, tapi ia bisa mengikuti irama lagu dengan bahasa balitanya. “Sehat terus ya, Nak. Nada kekuatan Mama, terus semangatin Mama dengan menjadi anak sehat dan pintar.” Seakan Nada mengerti, kuajak ia berbicara saat mengangkat dan mendudukkan ia di carseat. Sekali lagi kutoleh pada Mas Nasrul yang telah berdiri dimuka teras, dengan tatapan sendu ia melambaikan tangan pada kamu yang perlahan meninggalkan halaman. Hujan turun dengan derasnya begitu mobil yang kukemudikan mulai berjalan meninggalkan rumah yang esok lusa akan menulis ulang banyak ksiah dan sejarah.
13.8K viewsOngoingAdded to Library 497 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status