Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Live With 4 Stepbrothers

Live With 4 Stepbrothers

Monic tampak mengangguk mendengarkan nasehat dariku. “Ucapan lo ada benernya. Gue akan coba buat jadi diri gue sendiri. Makasih ya karena udah mau dengerin cerita gue. Gue nggak tau mau cerita sama siapa lagi.” Monic meneguk minuman di tangannya dan tersenyum lega. “Sama-sama, kalo lo nggak ada teman cerita, gue siap jadi teman lo. Nggak peduli lo tomboy apa feminin!” jawabku sambil menyedot green tea pesananku.
109.4K viewsOngoingAdded to Library 328 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Mengandung Anak Pak Dosen

Mengandung Anak Pak Dosen

Itu artinya dengan wanita lain pun akan tetap sama. "Coba aja, Mas. Kamu cari perempuan lain yang mau kamu ajak tidur. Toh, hasilnya akan tetap sama kan?? Dan yang ada kamu bakal malu sendiri." Nasuha lagi-lagi bermonolog dan kali ini ia mengejek suaminya sendiri yang tidak pernah bangun alat vitalnya dan akan sama, jika dengan wanita lainnya juga.
1050.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Cinta Membuatku Takut Kehilangan

Cinta Membuatku Takut Kehilangan

Kalo iya, pacaran yuk! Air refleks mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru parkiran. “Makasih udah bilang gue ganteng, F. Tapi, jangan liatin gue diem-diem lagi, deh. Merinding gue. Dan satu lagi…, maaf, ya, gue nggak mau pacaran sama lo.” laki-laki itu bermonolog di tengah sepinya parkiran. Surat kedua.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Aku Suka Kamu, Tapi ....

Aku Suka Kamu, Tapi ....

Ia kemudian minum kembali dan berdehem sebelum bicara. Apa kamu ingin terlihat sebagai seorang papa sekarang? Hampir saja Monik tertawa mendengar pikirannya sendiri. Ia lalu menyibukkan diri mengaduk minuman dalam gelas dengan sedotan. “Kenapa kamu pergi ke pengadilan hari ini? Ada urusan apa?”
109.1K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Diary Sang Kupu Kupu Malam

Diary Sang Kupu Kupu Malam

Aku tak tahu apa dia memang sedang berpikir kalau aku bercanda pagi ini. “Cantika…! aku serius…! “Aku bosan seperti ini terus! “Aku mau kaya! aku mau punya rumah! “Aku mau punya segalanya yan aku inginkan! Tidak dengan hidup kita yang terus terpaku begini saja tiap hari. Aku ingin lebih!
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 584 Times as naskah monolog singkat
Show Reviews (24)
Read
+Library
Adevio Putra Kencana
Ok deh sesuai permintaan makan novelnya aku lanjutin di sini ya kak, dan mulai hari ini aku update perharinya terimah kasih dan silahkan berikan komentar untuk terus sama-sama memperbaiki jalan cerita terimah kasih
Deidre
Membahas tentang kehidupan malam memang menarik, saya yakin banyak emosi yang bisa digalih lagi untuk ditimbulkan supaya ceritanya semakin menampilkan pergolakan hati sang kupu-kupu malam sehingga menampilkan makna yang lebih mendalam
Read All Reviews
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

“Bukan gue! Sumpah! Siapa yang nulis? Pakai nama gue segala. Sialan! Mainanya nggak seru.” “Udah-udah.” Roni tertawa, meminta anak-anak untuk kembali tenang. “Masih ada kertas lain lagi nih. Biar cepat, gue aja yang bacain ya, Mili tuh emang susah dibilangin. Naro minum suka sembarangan. Udah dua kali minumnya tumpah deket audio. Kan bahaya.” “Bukan minum gue!” Giliran Mili sontak berdiri, membela diri.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Pasalanya, mondok adalah perpisahan yang pertama kali dalam hidup saya dengan orang tua. Banyak nyamuk saat itu, tidak ada bantal, menambah saya tidak bisa tidur selain pikiran yang tidak terkontrol. Saya memikirkan nasib, alangkah tidak enahnya mondok, menjadi santri. Sampai Shubuh, saya tidak bisa tidur, dan mendengarkan pujian yang sama dengan hari ini, syair Abu Nawas. Kalah tidak salah, judul syair itu adalah I’tirof, bahasa Indonesianya adalah pengakuan.
8.910.0K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Malam Pertama Dengan Kakak Ipar

Malam Pertama Dengan Kakak Ipar

monolog Mona menyemangati diri sendiri, menaiki sepeda dan mulai mengoes. Napas memburu terdengar dari bibir Mona. Perjalanan yang lumayan jauh sampai ke kediaman Arka, sampai bulir-bulir keringat menetes dari kening perempuan tersebut. Apalagi dibelakangnya ada Arka mengendarai mobil, licik sekali pikir Mona. Ia kelelahan menggoes sepeda sedangkan kakak ipar tinggal duduk nyaman di kursi supir. "Lebih cepatlah jika tak mau kena hukuman!" ucap Arka membuka kaca mobil dan berbicara tanpa suara melirik adik ipar.
9.5374.8K viewsCompletedAdded to Library 12.7K Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Degupan jantungnya bertalu-talu. Beberapa kali Nada menghela nafas panjang. Mencoba menenangkan gemuruh yang memenuhi dadanya. "Tenang Nada, tenang! Percayalah semuanya akan baik-baik saja. Kakek pasti akan menjagamu," monolog Nada pada dirinya sendiri. Ia mengusap lembut wajahnya yang menegang. "Bu!"
1061.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
DENDAM ISTRI TARUHAN

DENDAM ISTRI TARUHAN

Monica terlalu peka untuk tidak menyadari ada yang salah. Pikiran Dea terus berputar-putar, sampai akhirnya ia memutuskan untuk menarik napas panjang dan mengetik sesuatu yang sederhana: "Aku baik-baik aja, Mon. Mungkin cuma lagi capek belakangan ini. Kita ketemu nanti ya, biar bisa ngobrol lebih enak."
1016.1K viewsCompletedAdded to Library 547 Times as naskah monolog singkat
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status