Fragmen di Bawah Hujan
Angin berhembus dingin, membawa aroma tanah basah dan sesuatu yang tak asing—aroma parfum Rian yang dulu sering menempel di leherku setiap kali ia memelukku.
Aku tahu aku tidak berhalusinasi. Sesuatu sedang terjadi di Lirona. Sesuatu yang menghubungkan hujan, kenangan, dan kematian yang belum selesai.
Malamnya, aku kembali ke kamar dengan langkah lunglai. Ponselku bergetar di meja, ada pesan masuk tanpa nama pengirim.
Hanya satu kalimat:
“Aku tidak suka kau kembali ke stasiun, Nara.”
인기 회차