Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Cahaya kecilnya memantul di dinding, menari lembut bersama bayangan daun di luar jendela ia menatapnya lama, lalu mengambil buku hariannya dan menulis satu halaman terakhir, “Kami sudah melewati hujan, badai, dan malam yang panjang. Tapi dari semua itu, aku belajar satu hal, pelita yang paling kuat bukan yang paling terang, melainkan yang tetap menyala bahkan ketika angin mencoba memadamkannya. Dion aku janji, pelita ini akan terus ada. Untukku, untuk Dinda, dan untuk siapa pun yang percaya bahwa kejujuran masih punya tempat di dunia.”
897 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Jejak Cinta di Pulau Serenova

Jejak Cinta di Pulau Serenova

Senja menutup hari dengan langit jingga yang perlahan pudar. Ombak masih berkejaran ke pantai, namun suasana di antara dua beradik itu semakin berat. Vellery duduk bersila di atas pasir, menunduk tanpa kata. Sementara Vennesa berdiri membelakangi laut, cuba menenangkan debaran di dada. “Vel…” suara Vennesa akhirnya pecah. “Kamu tahu kan, ibu sangat sayang tempat ini. Tanah ini satu-satunya peninggalan yang tersisa. Kakak nggak bisa biarin dijual begitu aja.”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Kali ini ia benar-benar percaya. Malam itu, rumah terasa berbeda. Bukan lebih ramai, bukan lebih sunyi—hanya lebih luas, seperti dindingnya sedikit mundur. Lio datang membawa buku kecil. “Aku bikin ini,” katanya. Di dalamnya ada gambar kota, jembatan, papan emosi kecil, dan tulisan di halaman terakhir: “Kalau aku lupa caranya ngerasa, aku buka ini.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

tanya Gita b**a basi 'W*'alaikumsalam Git, biasa aja gue lagi sibuk baca novel nih. Tumben lu main ke sini biasanya juga masih molor." Inna yang rebahan sambil membaca novel kini mendekati Gita yang duduk di pinggir ranjang. "Gue ada berita bagus nih buat lu Inn, gue jamin dah lu pasti seneng mungkin sampai engga bisa berkata apa-apa." cerocos Gita
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

MyJehan Syng Besok jangan lupa bawa buku catatan ekonomi aku ya Kamu udah tidur belum? Sagara tersenyum singkat melihat pesan itu. Cowok itu mengetikkan kata untuk membalas pesan dari pacarnya. Namun ia lakukan tanpa membuka W******p. Hingga tak sengaja pesan itu terkirim ke Sei yang chat beberapa detik sebelum Jehan. Iya sayang Besok jalan yuk. Aku kangen Sagara menguap lebar. Ia sudah mengantuk sekali. Dengan tak sengaja meninggalkan handphonenya di roof top, lelaki itu masuk kembali ke kamar dan tidur.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Senja Pertama

Senja Pertama

Sampai Seno terbatuk-batuk. “Maaf Nu … gue nggak berani.” Sendanu membanting Seno di lantai dan menginjak perutnya. “Gue paling benci kata maaf dan lo masih berhutang sama gue.” Dia mengangkat kakinya dari perut Seno. “Kali ini lo beruntung.”
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

"Gak papa kan?" "It's oke." jawab Nana dengan senyuman. Mereka keluar dari gerbang sekolah dan terpisah disana. Dela langsung memasuki mobil Senia berwarna hitam yan merupakan mobil ibunya. Ternyata ibunya sudah menunggu. "Bye Na," ucap Dela sembari melambaikan tangannya. Kirana membalasnya dengan senyuman dan lambaian tangan. Lalu ia meneruskan perjalanannya menuju halte Bus.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Pelarian

Cinta dalam Pelarian

“Ya, itu pasti akan menyenangkan.” “Ah, aku sudah terbayang-bayang… pantai luas… pasir putih yang halus… berenang di laut bebas… sunset… beach club...” Susan seolah sudah menentukan to do list nya. “Aku jadi tak sabar!” “Tahun lalu juga ada outing seperti ini?” tanya Sarah penasaran. “Ada. Tapi tahun lalu kita hanya pergi dekat-dekat saja. Tidak seperti kali ini. Tiba-tiba ke Bali, lho! Aku sangat excited! Nanti kita pakai bikini yang cantik yuk, Sarah!”
10984 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

Ternyata sebuah novel, berkisah tentang gadis kecil yang kelahirannya tidak diinginkan oleh Bapak kandungnya. Air mataku hampir menetes, saat membaca bab demi bab cerita tersebut. Ternyata Anggita Syahreza, adalah gadis kecil yang tangguh. Walaupun dia sempat mengambil jalan yang salah. Tapi akhirnya Anggi, berhasil melewati banyak cobaan dalam hidupnya. Saat melihat jam, ternyata sudah pukul satu pagi. Akhirnya aku juga mengcopy paste, folder yang berisi banyak novel hasil karya Senja. Aku harus membaca semuanya, karena pasti bagus-bagus.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Lama berselancar, setelah ketemu langsung ditunjukkan pada beberapa pria di sekitar. “Ini namanya manometer, di sebelahnya ada speedometer.” Ucapan Deryn yang rumit dan sulit dimengerti membuat mereka semua melongo. Bahkan ada yang mengorek telinga, berharap suaminya mengulang. “Mano—mano apa?” tanya Sia, kemudian menatap Nino. Sedang Nino hanya mengedikan bahu. “Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai novel lentera senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status