Istri Tanpa Nafkah (Batin)
ujar Aditya mengeringkan sebelah matanya pada sang dokter yang kini langsung nberpura-pura memeriksanya juga.
Dia menyentuh kening, dada, juga bagian ketiaknya untuk dimasukkan sebuah alat.
"Oh, iya. Wah, udah parah ini sakitnya, Pak Aditya. Harus minum obat Cytotec, Pak. Nanti saya resep kan obatnya, ya. Bisa ditebus di Jonggol."
Aditya menahan gelak tawanya mendengar nama obat tersebut. Dalam hatinya dia mengumpat, mengapa dokter sinting begini dipekerjakan di RS ini?
ตอนยอดนิยม