Suami Paruh Waktu
ujar Renata panik, ia kemudian mengulurkan tissue dan membersihkan pakaian Darren yang basah karena minuman.
“Nggak, nggak papa. Kamu tadi bilang apa?”
“Oh itu … iya aku mau kamu dan aku menikah. Tapi tenang, ini bukan pernikahan sungguhan. Bukan pula pernikahan kontrak, karena ini hanya pura-pura tanpa ada ikrar janji diantara kita dan Tuhan,” tukas Renata ragu-ragu. Ia takut Darren mungkin akan menolaknya.