Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suratman VS Suratmin  ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

Suratman VS Suratmin ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

[Memang saya Pakdemu apa, enak saja tiket pesawat mahal, cukup kamu saja yang pergi, nanti kalau ada rezeki bolehlah] [Betul ya, Bos] [Mungkin, sudah sekarang cepat kemasi barangmu tidak perlu banyak bawa koper, kamu di sana cukup tiga hari saja kalau lebih dari itu ya bayar sendiri] [Iya, Bos, terus tugas apa yang harus saya lakukan? [Kamu pasti tahu kan Pakde Karso keluarg dari istri saya?”] [Oh dia orang tua yang suka morotin uang Bos, ya?] [Hus ... jangan ngomong seperti itu, cukup saya saja, kalau kamu tidak boleh bisa kena pasal loh] [Ya maaf Bos, tetapi memang kena pasal apa, Bos?] [Kena pasal berlapis yaitu denda dengan uang tunai, alias saya tidak akan memberikan uang kalau kamu ber
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as pak bos
Read
+Library
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Wina “Apa kau sudah mendapatkannya?” Tanya Bora “Aku sudah mendapatkannya dan aku sudah mengemailnya.” Ujar Wina “Baiklah terima kasih.” Ujar Bora, lalu Bora mengakhiri panggilan telepon dan saat itu Josep berjalan kearah Bora yang saat itu sedang memeriksa Email dari Wina. Bora terus memeriksa Email dari Wina dan saat ia melihat kerjasama J Town 10 tahun lalu, ia terdiam saat melihat Nama salahn satu Anak perusahaan Wisnu Malik Faoundation yaitu PT O.M yang merupakan milik Owen Malik yang merupakan Putra Sulung Wisnu. Josep menaruh tangannya kebahu Bora, “Sedang apa Kepala Panitia disini.” Ujar Josep, Bora terkejut dan ia langsung membalikan badannya dan menatap kearah Josep yang sud
105.0K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as pak bos
Read
+Library
Mengandung Bayi Bos

Mengandung Bayi Bos

Ah sepertinya, dia mencari paket yang kumaksud tadi. "Pa-paketnya saya tinggal di kantor, karena ukurannya besar." Wanita itu hanya mengangguk. "Ibra Corporation," ucapnya. "Ya?" "Nama perusahaannya, Ibra Corporation." "Ooh, ba-baik. Terima kasih." *** Aku langsung memasuki perusahaan yang sepertinya baru, karena tempatnya tak terlalu besar. Kira-kira, dia bagian apa, ya?
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 807 Times as pak bos
Read
+Library
Gosipin Si Boss

Gosipin Si Boss

dia menunjukkan pilus di tangannya yang dibungkus plastik bening dan dimasukkan ke dalam kresek hitam putih. “Banyak banget, Pak.” responku. Ini aku tidak melebih-lebihkan, guys. Karena, memang banyak banget. Pilusnya dua bungkus pakai plastik ukuran satu kilo. “Ya, nanti kita bagi-bagi di kantor buat ngemil. Lumayan, kan?” Pak Alfa mengambil salah satu bungkus pilus, lalu membukanya. “Kita makan aja dulu sambil nunggu bakso kita dateng.” lanjutnya yang kemudian mengambil beberapa pilus, lalu dimasukannya ke dalam mulut.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as pak bos
Read
+Library
Angkasa

Angkasa

Virgo yang mengerti pun mulai membuka buku kalkulusnya demi mengalihkan rasa kesalnya pada Angkasa. "Pedes banget ssshh...bukannya harga cabe sekarang mahal?" Pandu berusaha menahan rasa pedasnya. Stan bakso yang katanya penjual baru dan langsung diserbu para pembeli, sangat membakar lidah rasa pedasnya.
84.9K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as pak bos
Read
+Library
Hilang Untuk Ditemukan

Hilang Untuk Ditemukan

Ia membuka jendela mobil otomatisnya untuk menanyakan sesuatu. "Wah pagi, Pak bos! Mantap sekali mobilnya!" Mamang menyeringai sambil menghampiri John dengan ciri khas kain lap yang disandangkan di pundaknya dan topi agak miring ke kiri. "Mau bakso lagi, bos?" "Buat orang lain aja nih," ia menyerahkan lembaran lima puluh ribu. "Saya mau tanya, di daerah sini ada tempat hiburan apa aja?"
106.9K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as pak bos
Read
+Library
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

"Maksudnya?" Xiao Longwei membalik halaman itu. "Di sini disebutkan, PB merupakan bagian dari 2 grup perusahaan besar. Yaitu, Pramudya dan Baltissen. Itu levelnya di atas kita. Bisnis mereka sudah sampai Eropa, Kanada, dan Australia. Sedangkan kita, masih di seputar China saja." "Aku tidak takut!" "Jangan menyela. Aku belum selesai bicara!" "Ehm, ya."
10966 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as pak bos
Read
+Library
Pak Bos Jadi Papa Tiga Anak

Pak Bos Jadi Papa Tiga Anak

Namun cukup untuk membuat Pani terdiam. Ia tidak menyangka. “Pak…” gumamnya. “Apa?” Pani menggeleng. “Enggak jadi.” Ranu menatapnya sekilas, lalu kembali serius. “Lanjut kerja.” “Iya, Pak Bos galak.” “Tadi kamu bilang apa?” “Enggak ada.”
244 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as pak bos
Read
+Library
Sang Pelindung Turun Gunung

Sang Pelindung Turun Gunung

"Bos Dao dijuluki 'Pisau Cepat'. Pisau di tangannya begitu cepat sampai setetes air pun tidak sempat menyentuhnya. Dalam sekejap mata, dia bisa menorehkan delapan sabetan di tubuhmu. Saat dia mulai mengiris orang, kamu masih pakai celana bocor. Prestasi terbesarnya adalah menghabisi satu jalan penuh orang sendirian. Bocah, tunggu saja kematianmu!" Ekspresi Marcus Reed tiba-tiba berubah aneh. 'Pisau Cepat' dari Black Bamboo Corporation, Jose Rich? Orang yang lengannya pernah ia patahkan dengan tongkat lalu ia buat pingsan? Tatapan Marcus Reed jatuh pada Brett Palmer, rasa tertarik muncul di matanya. "Brett Palmer, kamu dekat dengan Bos Dao ini?" Brett Palmer mencibir. "Aku pernah minum bareng
101.8K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as pak bos
Read
+Library
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

tuturnya. "Banyu Wijaya," balas pria berambut cepak, sembari menarik tangannya. "Kerja di mana, Mas?" desaknya. "PBK," terang Zhao Yìchen. "Perusahaan apa itu?" "BUJP. Badan Usaha Jasa Pengamanan," jelas Zhao Yichen. "PBK itu singkatan dari Prada Balt Kartawinata. Sesuai dengan nama pimpinan tertingginya," bebernya.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 20 Times as pak bos
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status