DIKIRA MISKIN SAAT REUNI
“Zayd ngelarang Ibu bilang, Fa. Sudahlah, cepetan ganti baju. Apa gak malu, diluar sudah banyak tamu.”
“Lagian salah sendiri, mau ada acara sebesar ini, pake acara diem-diem segala. Biar saja, Syfa kek gini saja!” tukasku sambil memperhatikan pakaianku dari atas ke bawah. Hari ini aku sedang pakai kaos partai berwarna putih lengan panjang, bagus sih bahannya adem, karena itu kupakai untuk menyirami tanaman. Hanya sayang saja, punggungnya ada gambar calon presiden yang diusung partai tersebut.
Hot Chapters