Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Pelindung Turun Gunung

Sang Pelindung Turun Gunung

Adrian mulai memanggil semua orang untuk berkumpul. Pasangan yang sedang bersantai di puncak bukit pun akhirnya berdiri dan turun perlahan. “Kalian berdua benar-benar tahu bagaimana caranya bersantai,” sindir Adrian. “Saat kami bekerja keras, kalian malah menikmati pemandangan.” Victoria tertawa kecil. “Bukankah kamu sendiri yang bilang, siapa yang duluan sampai dia yang jadi Bos dan tidak perlu ngapa-ngapain?”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Metamorfosis Anak Yang Terlihat Bodoh

Metamorfosis Anak Yang Terlihat Bodoh

tanyaku heran. “Eh, kau apa gak tau, Enda? Kalau Sundari itu pandai merangkai bunga kering dan merangkai kulit cangkang kepah,” Yan Utama tanya balik dengan semangatnya. “Enggak Yan.” “Apa kau gak ingat di rumah Sundari kemarin itu ada pajangan gambar burung merak dari rangkaian cangkang kepah dan rangkaian bunga kering?”
9.810.2K viewsOngoingAdded to Library 388 Times as pantun sunda nyindir
Show Reviews (6)
Read
+Library
Laura Pohan
Cerita ini penuh inspirasi dan nilai kehidupan, kalau kita juga bisa berjuang untuk lebih baik lagi (seperti tokoh utama) walau banyak hambatan. Mengajarkan utk tidak mudah menyerah. Bagus sekali dan wajib dibaca
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

sambung Kakek. Aku tersenyum dan menganggukan kepala, lalu kami menikmati sarapan nasi goreng dan telur mata sapi buatanku itu. Kakek sangat lahap menyantapnya, Kakek bilang nasi goreng buatan ku pagi itu nasi goreng terenak yang pernah dia makan dan ternyata nasi goreng terakhir yang Kakek nikmati dan Kakek pun tidak dapat mencicipinya lagi, sama halnya seperti Nenek Uban.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Sentuhan Panas Senior Galak

Sentuhan Panas Senior Galak

"Kak, kalau baca puisi boleh nggak?" "Boleh, asal jangan Sagara saja," ledek perempuan itu membuat yang lainnya tertawa. "Parah nih Bang, langsung gagal fokus lihat Abang datang," seru Sindu benar-benar bocor. Enak saja, mana dia niat mau sebut nama tuh cowok. Dia berkata demikian karena setahunya jawabannya benar. "Ayo Nad, maju Nad!" seru Sindu bikin gadis itu tak berkutik. Semua mata tertuju padanya, mau tidak mau Nada harus unjuk gigi.
9.8100.4K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Gairah Cinta Roosje

Gairah Cinta Roosje

Eneng = Adik (panggilan kepada perempuan Sunda) 2. Muhun = Iya 3. Aa = Abang/Kakak (panggilan kepada laki-laki Sunda) 4. Sampurasun = Sapaan khas orang Sunda 5. Wilujeng sumping deui = Selamat datang kembali 6. Rampes = Sama-sama (jawaban dari kalimat sapaan ‘sampurasun’ tadi) 7. Hatur nuhun = Terima kasih 8. Engeuh = Sadar/Menyadari
3.7K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

ucapnya perlahan, lalu meninggal sepersekian detik. Tiba-tiba lukisan itu seolah hidup, keluarlah Pesinden sambil menyanyikan lagu jawa yang diiringi dengan suara gamelan. "Sekar macem-macem aruming wangi, Minggah kadhaton ndhawuhi suka, Jro pandelengan pan dadi siji, Liring pawestri kang sarwa esthi."
102.0K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Kadal Ginting segera berpantun, "Celana kolor tersangkut getek. Hanyut terbawa air singgah di benua. Biar begini rupaku yang jelek. Tapi sekali lirik, perawan sedesa ikut semua." Resi Pakar Pantun sebenarnya ingin tertawa mendengar rangkaian syair pantun itu, tapi karena bayangan kegagalannya kian nyata, rasa tawa itu terpendam amat dalam, rasa murka tumbuh membara. Sasaran murkanya tertuju pada Malaikat Miskin, sehingga ia pun segera berkata kepada Sumbaruni, "Sumbaruni, aku mempunyai pusaka Jarum Jungkir Juling. Jika kau mau antarkan aku ke tempat Malaikat Miskin, kuberikan Jarum Jungkir Juling kepadamu."
1030.6K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta

Dedi : Taunya nyangsang di jemuran tetangga. Idris : Mending. Kalau nyangkut di tiang listrik, gimana? Said : Tinggal nyanyiin aja. Nasir : Berkibarlah benderaku. Satrio : Lambang suci, gagah perwira. Jaiz : Di seluruh pantai Indonesia. Kimora : Kau tetap pujaan bangsa. Sunardi : Siapa berani, menurunkan engkau.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Lantunan kidung Sunda dinyanyikan dengan merdu oleh Shahnaz, yang diiringi musik dari pengeras suara. Semua anak kecil berebutan aneka permen dan lipatan uang yang dilemparkan keenam perempuan di belakang pasangan pengantin. Termasuk Dylan yang digendong Urfan, dan Latifah yang sibuk memunguti uang buat majikan kecilnya. "Hore! Dylan, kita dapat banyak!" seru Urfan, setelah menghitung uang bayi berbeskap salem yang serupa dengan papanya.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as pantun sunda nyindir
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status