Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lost You in the Melody

Lost You in the Melody

Sangat amat terlihat dari wajah bahagianya mereka. Paman Moza datang dengan membawa sebuah kertas berisi aransemen lagu, lalu memberikannya masing-masing pada Keira dan Ellish. “Yang akan kalian tampilkan pada saat kontes nanti adalah lagu yang berjudul “River Flows in You”. Lagu ini sudah ku aransemen sendiri sesuai dengan alat musik kalian agar hasilnya menjadi selaras dan indah. Kalian berdua tinggal menghafal dan menyelaraskan keduanya saja,” kata paman Moza menjelaskan.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Tapi terasa datang dari ruang yang tak bisa dijelaskan. Bulan menutup mulutnya. “Itu… suara yang kemarin aku dengar.” Aruna merasakan tengkuknya menegang. Lagu yang sama. Tembang Jawa lama yang liriknya tidak pernah jelas. Hanya potongan-potongan kata tentang “janji”, “darah”, dan “kembali”. Bagas berdiri paling dekat pintu. “Kita cek.” “Jangan!” Pelangi menahannya. “Pak Seno sudah bilang—”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Cintaku yang Terbaik

Cintaku yang Terbaik

katanya. "Baik," jawab Panji. Sebelum keluar dari kamar itu, sekali lagi Panji mencium kening Amanda. "Aku pergi kerja dulu ya, Sayang." Ada suara-suara yang dikenalnya. Seseorang menyanyikan lagu dari Base Jam berjudul Bukan Pujangga. Terdengar sumbang. Tetapi sangat percaya diri. Satu yang kupinta Yakini dirimu Hati ini milikmu
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Kesombonganmu Kubayar Tunai

Kesombonganmu Kubayar Tunai

Sejak tadi dia asyik menikmati sajian salad buah yang sengaja kuberikan. "Opung ngasih hadiah tiket ke Singapur, si, Pak. Kata Opung bisa dipakai kapan aja. Jadi sekalian aja kita bulan madunya ke sana." "Betul itu. Pakailah buat bulan madu kalian. Biar sekarang juga Opung pesankan." "Gimana, Mas? Kamu mau kan?"
1048.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

Lalu terdengar dentingan piano. Musik mulai mengalun. “It’s a beautiful night, we’re looking for something dumb to do …” Rebecca membelalak. Lagu Marry You dari Bruno Mars mulai mengalun. Saat itu juga, dua sosok kecil muncul dari balik tirai di dalam restoran. Mereka adalah Azrael dan Ailsa, mengenakan pakaian formal kecil. Azrael membawa buket kecil bunga, sedangkan Ailsa mulai menggandeng tangan ibunya.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Shrr shrrr! Trofi di tangan Susan jatuh ke lantai dan pecah. Julian baru berusia lima tahun, tetapi dia suka main piano, terutama pertunjukan piano Joses. Joses memiliki temperamen yang aneh dan tidak menerima murid. Susan berusaha keras mendekati istrinya, mengirimkan camilan dan hadiah, serta menemaninya berbelanja dan melakukan perawatan kecantikan...
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Sontak, para gangster melempar pandangan sejenak. "Lagu apa ini?" lontar pria bertubuh kekar sambil berjoget pelan, tanpa sadar. Sakit rasanya putus cinta Sesaknya di dada Membuat kita jadi gegana Gelisah galau merana Mendingan kita happy aja Lupakan semua Marilah kita goyang bersama Goyang dumang namanya Ayo goyang dumang Biar hati senang Pikiran pun tenang
1024.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Hanya dengan satu panggilan telepon, Zayn Lloyd bisa memerintahkan para pemimpin dari perusahaan terkemuka untuk menarik kembali dana sponsor ini. Melihat Fugaku Meteor begitu penuh keyakinan, Putri tiba-tiba panik. Ketika hendak berbicara, tiba-tiba terdengar bunyi sepatu hak tinggi yang banyak dan menggema di lantai, "TUK! TIK! TAK! TIK! TUK! TIK! TAK! TIK! TUK!"
8.8146.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

“Kita tidak punya apa-apa, Arman. Tidak ada uang, tidak ada teman, tidak ada tempat yang bisa kita tuju.” Arman terdiam sejenak, tampak berpikir. “Kita harus bekerja keras. Aku tahu ada cara untuk mendapatkan uang dengan cepat, meskipun itu tidak mudah. Tapi setidaknya, kita bisa mencoba mulai dari sana.”
943 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

ujar Bagas lalu beranjak pergi. Tak lama kemudian, terdengar suara seseorang yang begitu familiar di panggung cafe. "Malam ini, saya ingin menyanyikan sebuah lagu. Lagu ini saya persembahkan untuk gadis cantik disana!" ujar Bagas dari atas panggung sembari menunjuk Kirana. Bagas menyanyikan sebuah lagu dari Andmesh Kamaleng yang berjudul cinta luar biasa. Dia menyanyikan lagu tersebut dengan penuh perasaan. Para penontoh pun terhanyut dibuatnya.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status