Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

Lalu terdengar dentingan piano. Musik mulai mengalun. “It’s a beautiful night, we’re looking for something dumb to do …” Rebecca membelalak. Lagu Marry You dari Bruno Mars mulai mengalun. Saat itu juga, dua sosok kecil muncul dari balik tirai di dalam restoran. Mereka adalah Azrael dan Ailsa, mengenakan pakaian formal kecil. Azrael membawa buket kecil bunga, sedangkan Ailsa mulai menggandeng tangan ibunya.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Kenapa Ginos merebutnya lagi? Susan merasa seperti ada batu berat yang menekan hatinya. Dia berjongkok untuk menyeka air mata Julian dan menelepon Ginos. Tidak ada yang menjawab setelah menelepon lima kali berturut-turut, tetapi Wenny memperbarui postingan lagi. [Selamat untuk putri kesayanganku, Nana, yang menjadi satu-satunya murid guru Joses. Bakat dan kerja kerasmu akhirnya terlihat olehnya, senang banget!]
17.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Membawa Pergi Benih Sang Mafia Kejam

Sontak, para gangster melempar pandangan sejenak. "Lagu apa ini?" lontar pria bertubuh kekar sambil berjoget pelan, tanpa sadar. Sakit rasanya putus cinta Sesaknya di dada Membuat kita jadi gegana Gelisah galau merana Mendingan kita happy aja Lupakan semua Marilah kita goyang bersama Goyang dumang namanya Ayo goyang dumang Biar hati senang Pikiran pun tenang
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 616 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Hanya dengan satu panggilan telepon, Zayn Lloyd bisa memerintahkan para pemimpin dari perusahaan terkemuka untuk menarik kembali dana sponsor ini. Melihat Fugaku Meteor begitu penuh keyakinan, Putri tiba-tiba panik. Ketika hendak berbicara, tiba-tiba terdengar bunyi sepatu hak tinggi yang banyak dan menggema di lantai, "TUK! TIK! TAK! TIK! TUK! TIK! TAK! TIK! TUK!"
8.8145.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

“Kita tidak punya apa-apa, Arman. Tidak ada uang, tidak ada teman, tidak ada tempat yang bisa kita tuju.” Arman terdiam sejenak, tampak berpikir. “Kita harus bekerja keras. Aku tahu ada cara untuk mendapatkan uang dengan cepat, meskipun itu tidak mudah. Tapi setidaknya, kita bisa mencoba mulai dari sana.”
831 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

ujar Bagas lalu beranjak pergi. Tak lama kemudian, terdengar suara seseorang yang begitu familiar di panggung cafe. "Malam ini, saya ingin menyanyikan sebuah lagu. Lagu ini saya persembahkan untuk gadis cantik disana!" ujar Bagas dari atas panggung sembari menunjuk Kirana. Bagas menyanyikan sebuah lagu dari Andmesh Kamaleng yang berjudul cinta luar biasa. Dia menyanyikan lagu tersebut dengan penuh perasaan. Para penontoh pun terhanyut dibuatnya.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

puji Arya sambil mengusap sayang ubun-ubun Arinda. Mendapat pujian seperti itu membuat senyum Arinda semakin mengembang. Tentu saja Arya senang melihatnya. Ia bersiap-siap untuk menyanyikan sebuah lagu yang akan menghibur gadis itu. Pertama-tama Arya meminta Arinda untuk berdiri kemudian menyanyi dan menari bersama. Arinda kira Arya akan menyanyikan lagu apa dan ternyata lelaki itu menyenandungkan lagu Goyang Dumang sambil tak ragu-ragu tubuh atletisnya menari a la tarian khas dangdut. Arinda sontak tertawa terpingkal-pingkal melihatnya. Arya cuek saja, yang penting Arinda terhibur dan bisa tertawa.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

"Ah ogah, panas tau nanti kulit ku yang putih bersih ini gosong" "Emang di panggang apa gosong" "Yah enak juga ayam panggang" "Kalau gitu gak usah aja" "Kamu aja main ketempat ku, nanti banyak makanan gratis wkwkwkwk" "Aku sukanya jalan kaki ya kalau cuaca mendung" "Hujan dong" "Kan bawa payung" "Mending aku tidor" "Ish kamu" "Ntar deh aku ketempat mu bila aku diijini pake motor"
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

["Halo, Bang, kenapa diam?" ["Sayang, Abang gak ada niat apapun, Abang hanya kasihan saja. Masa enam ratus ribu saja Abang tidak keluar uang untuk Ayu? Abang janji hanya sekali ini saja membayar biaya perawatan Ayu. Kamu tolong mengerti ya, Puspa."] ["Gak bisa! Pokoknya uang yang Abang keluarkan untuk Ayu hari ini, aku anggap Ayu berutang padaku, titik!"]
1090.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

bisik hati Ayu. Tak ingin berpikir lebih jauh lagi tentang perasaan aneh yang menyelinap ke relung hatinya, wanita itu segera memejamkan matanya. Lelaki itu memang benar. Dia butuh istirahat yang cukup. Lantas segera pulang dan memberikan uang hasil kerja kerasnya kepada Agni--putri semata wayangnya untuk membayar uang sekolah. Suara alarm dari ponsel berbunyi nyaring. Ayu dan lelaki itu mengerjapkan matanya. Menyesuaikan bias cahaya yang masuk ke mata mereka. Ada seulas senyum dari wajah lelaki itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status