Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikhianati Mantan, Dinikahi Penguasa Tak Terkalahkan

Dikhianati Mantan, Dinikahi Penguasa Tak Terkalahkan

Kelly menambahi pernyataan Vina. “Ooh. Aku dan Brandon juga akan punya bisnis baru.” Dylan menyahut santai. “Oh ya? Apa lagi?” Serentak Vina dan Kelly bertanya. “Ternak buaya dan piranha!!” #TAMAT# Alhamdulillah. Selesai juga kisah sang superstar Lano dan Chagiya Vina. Terima kasih banyak bagi yang sudah mendukung novel ini dengan memberi gems, ulasan di beranda depan dan komentar bab. Maaf lahir batin jika banyak kesalahan pada novel ini. LUV.
1056.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
May I Go ? (Indonesia)

May I Go ? (Indonesia)

Tanganku meraba buku-buku di rak bagian atas dan aku memang sengaja melewati rak tengah, ah aku sudah berjibaku dengan hal itu selama lima belas tahun, dan sekarang … sepertinya aku sedang tidak mau mengingat betapa sulitnya mata pelajaran di sekolahku. Tangan ku menghampiri sebuah buku tipis yang memiliki sampul berwarna coklat, judulnya bertuliskan dengan indah dengan tinta emas. Judulnya 'Kancil Oh Kancil' oh aku tahu cerita ini. Mata ku terfokus pada buku itu, mengisahkan kembali memori yang terpendam dalam hatiku. "Suatu hari di hutan Rimba yang di penuhi berbagai hewan dengan aktifitas mereka yang unik.”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Teriak Pria itu, yang seketika mengeluarkan cambuk air dari tangannya. Cambuk itu dihantamkan pada buaya itu dan seketika tubuh buaya itu terbelah menjadi dua. Buay aitu seketika mati tanpa sempat menyentuh sungai. “Dia….pengendali air. Sial….orang Syailendra. Lolos dari buaya, masuk mulut harimau. ”Umpat Ganika dalam hati. Ia-pun pasrah saat pria itu mendekatinya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Lintang menghentak bumi, memunculkan ribuan pasukan lelembut yang terdiri dari bangsa Yada dan siluman Buaya Bajul. Krrrrrrr! Raja Kancradaka menggeram membuat Wira Jaya dan semua pasukan pemberontak serentak berlompatan mundur menjauh. “Kraaaau!” Raja Angkala juga tidak mau kalah, dia menambahkan kengerian para pasukan pemberontak dengan wujud buaya raksasanya setinggi 10 meter membuat Raden Rakean dan para pasukan kerajaan Manggala ikut melompat mundur.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ririn Princes
pokonya tmn lintang dr bangsa manunsia siluman hewan kekelurgaan semua ..pada setia semuanya ..pokonya KK hebat penuh kejutan terus tiap bab baca nya .deg degan pokonya ..aplgi kelurga lintang saling sayang ga ada yg pada julid
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Baca Semua Ulasan
Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Arjuna hendak menciduk air lagi untuk cuci muka saat matanya tertuju ke arah kiambang yang bergerak membuka dan muncul dua ekor buaya ke permukaan. Kemudian dua buaya itu bergerak ke arah Arjuna. Ia segera bangkit dan menjauh dari danau. Kujang emas digenggam erat-erat. Arjuna berbalik hendak pergi, namun langkahnya tertahan. Dua ekor buaya muncul dari semak-semak bergerak menghampiri. "Celaka!" pekik Arjuna tertahan. Ia menengok ke belakang. "Buaya di rawa mulai naik ke darat. Aku mesti bagaimana?"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
AMBIL SAJA SUAMIKU

AMBIL SAJA SUAMIKU

Sayang sekali, dia tak tahan pada godaan ulat bulu itu. "Bundaaa!" Celia datang, bergandengan tangan dengan Mas Arkan dan langsung menghambur ke pangkuanku. "Semalam Ayah cerita dongeng Putri Celia. Putti Celia masuk ke dalam hutan dan bertemu harimau, lalu ditolong oleh gajah dan kelinci."
1095.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

Tiara mengejek dengan menjulurkan lidah. "Ndak bisa, harus ganti rugi." Kukelitiki sang bidadari hati. Dia menggeliat. Kami tertawa semalaman. ********* "Dek, ke kebun binatang, yok!" ajakku. "Ada buaya nggak di sana?" "Banyak." "Mana yang lebih buaya sama Abang?" "Abang bukan buaya, tetapi komodo. Liur Abang beracun." "Kalo labi-labi?"
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!

Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!

​Raven bisa bernapas lega sedikit, seolah baru saja mendapat pasokan oksigen setelah hampir tenggelam. "A-ah! Iya, betul banget kata Kak Lea! Kancilnya pintar, dia lagi menghitung jumlah buaya di sungai," ucapnya sambil mengingat-ingat dongeng si kancil yang cukup sering ia dengar saat kecil.
1012.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

tannya Meysila bingung. "Di laut mana ada buaya, Mey? Yang ada hiu atau paus. Buaya itu di sungai," ujar Almira. Sahabatnya itu bisa saja membuat dirinya tersenyum. "Kalau Zidan dibuang ke laut, ya pasti ada buaya. Pan dia keturunan buaya darat. Kuat kamu hidup sama laki model buaya gitu. Mending kalau buayanya jenis roti khas betawi. Nah ini, spesifikasinya lebih ke buaya buntung bin biawak kali."
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
Dimanjakan sang Majikan Tampan

Dimanjakan sang Majikan Tampan

“Belum boleh. Karena Satria harus pintar dulu sebelum ikut ayah. Sekarang Ibuk dongengin, ya?” “Yap.” Cahya mulai mendongeng. Dia menceritakan tentang buaya yang rakus. Hewan itu tidak mensyukuri makanan yang dia dapat. Menuntut lebih dan berakhir dengan celaka. Tubuh gembul di dalam pelukannya ini mengalun napas dengan berirama teratur. Pertanda dia sudah merajut mimpi. Pipinya yang kemerahan mengulas senyuman. Setelah menyelimuti dan mencium anaknya, Cahya menuju rumah besar.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai pengarang cerita kancil dan buaya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status