MARTA, cinta kedua
“Ada apa saja di sekitar penginapan ini?“ tanya Panji. Suaranya sedikit gemetar.
“Rumah makan, toko elektronik, counter HP, budidaya tanaman hias, lalu … butik.“ Agnes melirikku sebentar.
Terlihat ragu saat mengucap jenis usaha terakhir. Dia mungkin sedikit segan, apalagi tahu aku istri pemilik butik itu. Tapi dia benar, butik bahkan berada di seberang penginapan.
“Ada yang tahu siapa pemilik usaha-usaha itu?“ Panji mengedarkan pandangan.
“Sebagian besar tinggal di luar kota. Usia mereka juga cukup lanjut untuk di dekati gadis seusia Amel,” jelas Agnes.
Kepalaku mendadak pening. Khawatir Amel ikut trend gadis jaman sekarang yang memiliki Sugar Dady.
“Satu-satunya yang berusia muda, ya cuma s
Hot Chapters