Aku sempat melacak frasa itu karena beberapa thread di forum lama sering pakai judul serupa dan aku penasaran dari mana asalnya.
Dari penelusuranku, tidak ada satu "penulis asli" tunggal untuk ungkapan 'tuhan tak pernah keliru' — ini lebih seperti adagium yang berulang dalam tulisan-tulisan keagamaan, ceramah, dan karya populer. Banyak orang memakai varian kalimat tersebut untuk menegaskan konsep ketetapan atau hikmah di balik peristiwa hidup. Karena itu, ketika kamu menemukan frasa itu sebagai judul buku atau artikel tertentu, biasanya pengarang hanya meminjam keyakinan umum itu sebagai tema, bukan menciptakan klausa itu dari nol.
Kalau tujuannya adalah mengenali sumber spesifik (misalnya sebuah buku atau cerpen dengan judul persis itu), cara paling praktis adalah cek katalog perpustakaan, situs penerbit, atau platform cerita online yang populer di Indonesia; sering kali judul seperti ini muncul berkali-kali dengan penulis berbeda. Aku sendiri merasa menarik melihat bagaimana satu gagasan sederhana bisa menyebar dan diinterpretasi beragam oleh banyak penulis — terasa seperti dialog panjang antargenerasi.