Penantian yang Tak Kunjung Datang
Matanya berbinar-binar, menantikan respons Teresa.
Dalam bayangannya, Teresa sangat mencintainya. Dia pasti akan memaafkannya dan ikut pulang ke tanah air. Namun, dari awal sampai akhir, ekspresi wanita itu tidak berubah sedikit pun. Dengan wajah datar, dia hanya menarik sudut bibirnya.
"Alex, sudah terlambat, baik permintaan maafmu maupun cintamu. Kalau kata-katamu sudah selesai, aku akan pergi. Menurutku nggak ada lagi yang perlu dibicarakan."
Hot Chapters