Dikira Melarat Usai Bercerai
tanya Siska sambil melongok ke arah tuts kibor mesin ATM.
“Satu, dua, tiga, empat, lima, enam,” jawabku deg-degan.
“Oh. Kaya sandinya anak TK. Begitu aja kamu pakai mikir segala, Mas. Bego!”
Segala sumpah serapahan terus saja Siska sematkan untukku. Hati siapa gerangan yang tak hancur mendengarnya? Bodoh, tolol, bego, dungu. Besok-besok aku jadi cacat mental betulan gara-gara sumpah serapah dan caci maki pacarku sendiri.
Bab Populer