Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Biarkan Aku Pergi

Biarkan Aku Pergi

"Kenapa nduk? kamu sakit? masuk angin ya? ayo kekamar saja, nanti Ibu keroki ya, jangan banyak pikiran nduk jadinya sakit begini kan." Almira menggelengkan kepalanya dia tidak tahu kenapa badannya tiba-tiba menjadi lemah, yang dia rasakan saat ini ingin muntah terus-terusan. "Kenapa badanku lemes banget ya." BERSAMBUNG...
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Pada CEO Galak

Jatuh Cinta Pada CEO Galak

Pikir Lea sembari berlari meninggalkan hotel. Bersambung!..
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
Sejuta fikiran

Sejuta fikiran

tekan Rafa "Hayalan? Kau bilang itu semua hanya hayalan?" "Lalu apa? Hanya kau yang tau semua ini. Sudahi imajinasi konyol yang tidak bermutu,dan jangan bawa-bawa aku. PAHAM!" Rafa marah, ia lelah dengan semua mimpi yang berkelanjutan dan tidak tau arah tujuan mimpi yang ia alami "Suatu hari nanti kau akan mengerti!! Pergi" Argebi membuang wajah tidak ingin melihat lelaki yang ada di hadapannya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
Pengawal gay saya

Pengawal gay saya

Apa yang bisa saya lakukan untuk membuatnya dipecat? Saya kira ini pertama kalinya saya dan saya tidak bisa memikirkan apa pun ketika harus mengeluarkan pengawal. Saya dulu punya banyak ide dan berpikir itu konyol, tapi sekarang sudah hilang. Hei, aku tidak tahu apa yang terjadi di otakku sekarang! Mungkin saya hanya kurang tidur atau makan? "Hei, pria yang lucu!" Aku memukul bahunya agar dia berhenti tertawa.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
MERAYU CEO JAGOAN

MERAYU CEO JAGOAN

pikir Bu Risma sudah terlanjur larut ke dalam angan-angannya sendiri. Sariska Lianor tidak repot-repot melirik sama sekali. Tatapan tetap tertuju kepada Jarjon Daryankor, tampak merenung penuh pertimbangan. “Haruskah aku mengundurkan diri? Perasaanku tidak enak sama sekali!” pikir Sariska Lianor mulai meragukan keputusannya sendiri yang sebelumnya telah dia ambil sendiri dengan percaya diri.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Fokus utama kini beralih pada interaksi antara pikiranmu dan jemarimu. "Nuranipura adalah kondisi mentalmu saat kau sedang mencintai," lanjut suara itu. "The Great Eraser adalah keraguanmu. Nari adalah intuisi kreatifmu. Arka adalah logikamu. Dan Pembaca... Pembaca adalah bagian dari dirimu yang sedang belajar untuk percaya lagi pada keajaiban."
713 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

imbuhnya. "Tidak usah ketawa! Aku tahu apa yang kamu pikirkan!" ucap Amar sambil terus berjalan. "Apa? Kenapa dia bisa tahu?" Lagi-lagi Ameli bergumam dalam hati. Perasaan Ameli seketika berubah menjadi kesal. Ketika dia hendak melepaskan tangannya, Amar semakin mempererat genggamannya. "Lepaskan! Jadi apa yang kamu inginkan?" tanya Ameli dengan meninggikan suaranya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Jarak yang perlahan bertambah dekat sungguh membuat pikiran melayang kemana-mana. "Kenapa pikiranku jadi tidak karuan begini tiap Mas Al, berubah menjadi manis. Hei, Otak! Kenapa susah sekali mengajak kamu berpikir positif! Aku nggak mau terjebak di antara masa lalu yang masih seperti benalu." ---------***--------- Bersambung
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

Kenapa? “Jangan memikirkan apa pun.” Vokal Anan membuat Kinar mengangkat kepalanya. Minuman kesukaan dan camilan yang telah Anan pesankan berada di tangan suaminya yang lekas Anan letakkan di hadapan Kinar. “Kamu tidak perlu merisaukan apa pun yang ada di isi pikiranmu. Kamu punya aku dan sewajarnya membaginya denganku. Kenapa? Ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu? Cerita padaku.”
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai pikiranku lepas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status