Ah! Enak Mas Dokter
"Tadi aku melihat Mas Barta masuk lewat pintu di bawah tangga."
"Aku tahu pintu masuk lain," jawab Andi dengan senyum percaya diri.
Keempat wanita mengikuti Andi ke pintu masuk ruang bawah tanah.
Tak lama, Andi menghentikan langkah kakinya.
"Dimana pintu itu Mas?" Nila celingak-celinguk mencari pintu yang dimaksud Andi.
"Di bawah kakimu," kata Andi.
Nila dan ketiga temannya melihat lantai dari besi baja berbentuk kotak. Terlihat pegangan besi yang sudah berkarat.