Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Dia memejamkan mata, memasrahkan seluruhnya atas panas gairah yang melumat dada, melumat mulutnya. “Jadi, perlukah aku menjelaskan lebih jauh lagi tentang apa itu senja?” Mardian meletakan sebelah tangan di atas bahu Marni seakan-akan sedang melindunginya. “Itu tidak perlu.” Marni membelai wajah Mardian. “Kalau begitu, sekarang bukan lagi saya. Tapi aku; kau dan aku.” “Apa pun yang kau mau, Sayangku.”
105.3K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as potret senja
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Dikombinasikan dengan sup jahe untuk musim dingin dan makanan ringan sesekali, seluruh kru menyukai Senja. Foto-foto yang telah diperbaiki secara profesional juga dirilis oleh akun I***a resmi kru "Berlalunya Waktu". Satu set yang terdiri atas enam gambar menggambarkan seorang pria muda berbaju merah menatap kamera, dengan lengan dan rok yang tampak berkibar-kibar di layar. Dalam gambar-gambar itu, ia menampilkan ekspresi yang dalam dan menyeramkan, atau senyuman yang dekaden dan memukau. Setiap gambar memiliki karakter kecil yang ditulis dengan rapi, menampilkan garis-garis klasik dari Susan dalam karya aslinya. "Aku dilahirkan untuk tinggal di Paviliun Heaven Sin ini, menyaksikan dengan se
3.1K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as potret senja
Read
+Library
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

"Mau apa enggak?" "Mana coba lihat." "Sebentar." Tak diam, selanjutnya yang Senja lakukan adalah; mengambil ponsel miliknya dari atas meja untuk kemudian mencari sebuah foto. Ketemu, dengan. segera dia menunjukan foto tersebut pada Juan. Namun, alih-alih foto celana dalam seperti yang dikatakan, Senja justru menunjukan foto Juan ketika tidur dengan mulut terbuka.
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 659 Times as potret senja
Read
+Library
Suami Dadakanku Bukan Pria Sembarangan

Suami Dadakanku Bukan Pria Sembarangan

Senja mengangguk lalu mengambil satu botol air mineral yang tersedia di meja. "Sepertinya rencana awal cukup berhasil. Mereka tak curiga dengan kedatanganku di daerah ini. Baguslah." Senja manggut-manggut lalu menghapus semua foto Langit di handphonenya. Sengaja dia simpan semua foto-foto itu di email. Senja sengaja menghapus jejak Langit di handphone dan dompetnya agar tak ada yang curiga jika sewaktu-waktu ada yang sengaja mengobrak-abrik benda miliknya.
9.7243.7K viewsOngoingAdded to Library 7.8K Times as potret senja
Show Reviews (27)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

Tapi tetap aku dan Senja ladeni, permintaan mereka. Sampai akhirnya, kami berdua bisa masuk ke bioskop untuk menonton. Aku melihat Senja, menonton dengan sangat serius. Matanya terlihat berkaca-kaca, dan itu membuat wajahnya semakin terlihat cantik di mataku. Diam-diam, aku memvideokan dari samping. "Senja," panggilku pelan. Saat Senja berbalik, aku langsung mengambil fotonya. Ternyata pengambilan gambar, tepat dengan jatuhnya air mata Senja di pipi.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as potret senja
Read
+Library
Petaka Di Lorong Kampus

Petaka Di Lorong Kampus

Samar-samar Renata merasa ada seseorang yang mengangkat tubuhnya, dia merasa melayang dan kemudian jatuh perlahan di atas kasur empuknya. Renata menggeliat merasakan perbedaan antara sofa dan kasur, dia pun membuka matanya, dilihatnya Seno sedang duduk dengan menyelonjorkan kakinya di sofa. “Seno, kamu bikin kaget aku aja” “Darimana kamu dapet foto-foto aku?” Seno tak menggubris ucapan Renata, dia malah bertanya dengan mengacungkan tangan yang memegang foto-foto dirinya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as potret senja
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Irsab “Ya aku nanti gambar sendirilah gunung dua dan sawah selesai deh,” jawab Ira dengan Polosnya “Udah ambil ini,” kata Irsab dan memberika gambarannya kepada Ira “Lalu kamu bagaimana?” Tanya Ira “Aku gambar lagi nanti,” jawab Irsab dan mulai menggambar lagi. “Irsab…Terimakasihhhhhh,” kata Ira sambil menepuk pundak Irsab.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as potret senja
Read
+Library
Senja Pertama

Senja Pertama

Itulah keinginan pertama Nana saat ia bisa melihat lagi, melihat senja pertama dengan orang yang dia cintai. Matahari dipucuk peraduan. Sinar jingga menyapu seluruh pantai dan laut di depan Nana dan Sendanu. Pantulan bayangan yang terbentuk di air semakin membuat indah senja sore itu. Kebahagiaan Nana telah kembali bersama dengan senja pertama yang datang lagi dalam hidupnya.
7.8K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as potret senja
Read
+Library
LEBIH BAIK KITA BERPISAH

LEBIH BAIK KITA BERPISAH

LEBIH BAIK KITA BERPISAH 19 PoV JONAS "Apa kau lupa siapa aku?" Marsya Amanda, adik tingkat yang cantik dan seksi. Aku tahu, sejak awal aku jalan dengan Senja, dia sudah memperhatikanku. Beberapa kali dia berusaha mendekat. Tapi pesonanya kalah pamor oleh Senja, yang anggun dan tampak berbeda dengan gadis lain. Disaat gadis lain umbar aurat dan pamer lekukan tubuh, Senja justru menutup tubuhnya dengan baju gembrong meski bukan gamis. Pun kepalanya tak pernah lepas dari pashmina yang selalu dia padu padankan dengan amat serasi. Di balik sikapnya yang anggun, Senja juga cerdas. Semua itu adalah nilai plus. Kemudian, aku tahu dia suka mendaki gunung. Aku semakin kagum pada gadis ini, meski kegi
1045.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as potret senja
Read
+Library
Dekapan Hangat Om Dokter

Dekapan Hangat Om Dokter

Arsen tak menjawab, ia mengamati gerak-gerik Senja yang tampak salah tingkah saat mengeringkan rambutnya menggunakan handuk. “Kamu yakin tadi sama Nadia atau–” “Aku tadi sama Nadia, kalau tidak percaya …” Senja menghampiri meja belajarnya, meraih ponsel yang masih ia isi daya. Ia melepaskan kabel colokan, lalu menunjukkan sebuah foto. Foto makan malam bersama Nadia dan Kenzo. “Sial!” gerutu Arsen terlihat frustasi, sementara Senja hanya mengernyit. “Bahkan kamu tidak pernah berfoto denganku, Honey.”
10843 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as potret senja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status