Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rembulan di Langit Kinanah

Rembulan di Langit Kinanah

ujar Noura secara tiba-tiba seraya memberikan benda kecil berwarna hitam di tangannya pada Zea. Suara Noura memecah konsentrasi Zea yang sedang asyik berselancar membaca kitab Ayat al-Ahkam di kamar sebelah. Memang sengaja, Zea meninggalkan ponselnya di kamar tidur untuk di-charger. Hari ini adalah yaumul 'uthlah (hari libur), maka dari itu penghuni flat ini lengkap semua. Biasanya flat mereka akan sepi penghuni di hari-hari selain hari libur.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
Mertua Rasa Pelakor

Mertua Rasa Pelakor

( Penolakan Azam ) "Rinai hujan kembali menyapa senja hari ini, dinginnya menentramkan jiwa yang rapuh. Aku tak menyukai rembulan. Karena kemunculannya, membuat senja memudar termakan pekatnya malam. Aku masih berharap, mentari tak bersinar lagi selamanya. Namun, semua itu tak akan mungkin terjadi. Sama seperti halnya aku yang masih mengharap cinta dari Azam."
1021.4K viewsOngoingAdded to Library 514 Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Tentu saja. Ia membuka kotak itu. Bukan senjata, bukan uang. Melainkan benda-benda biasa yang terasa kontras dengan aura Arsa: sebuah jam saku tua yang retak kacanya, dan beberapa surat yang sudah usang dan terlipat rapi. Surat-surat itu ditujukan kepada Arsa, dari ibunya. Surat terakhir bertanggal lima tahun lalu, sebuah pesan yang memohon Arsa untuk kembali ke rumah dan meninggalkan "pekerjaan gelap"nya.
10960 viewsCompletedAdded to Library 21 Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

“Aamiin…” Gadis diam saja tak banyak bicara seperti biasanya. Banyak yang ia tidak kenal dan Mesya pamit sebentar untuk menemui salah satu kenalannya. Gadis hanya bisa duduk manis dan tak sengaja ia melihat perempuan berjilbab panjang yang cantik sedang berbicara dengan Kento. Perempuan itu bukan hanya sekedar cantik, tapi pintar dan juga mudah akrab. Pantas saja Yamazaki tak menyapanya, sebab ada perempuan itu. Mungkinkah perempuan itu calon istrinya? Gadis menghela napas dan saat ia akan beranjak pergi ke luar, tangannya ditarik oleh Noor, teman barunya yang berasal dari Malaysia. “Mau ke mana?” “Aku ke luar sebentar, mau cari udara segar,” balas Gadis.
1073.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
Salah Sistem! Aku Satu-satunya Murid Pria di Akademi Wanita

Salah Sistem! Aku Satu-satunya Murid Pria di Akademi Wanita

Tercium aroma mawar yang sangat pekat, bercampur dengan bau besi berkarat—bau darah kering. Di atas amplop itu, tidak ada nama pengirim. Hanya ada sebuah stempel lilin merah bergambar mata satu yang dikelilingi duri mawar. Sebuah pesan singkat masuk ke ponsel butut Dimas. Dari nomor yang tidak dikenal. [Permainan taman kanak-kanakmu sudah selesai, Badut Jalanan. Datang ke Puncak Menara Jam tengah malam nanti. Kita bicara bisnis yang sesungguhnya. — The Grand Architect]
10397 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

-> Koreksi, dialog panjang harus berdiri sendiri. "Betina Kacamata, goyanganmu terlalu lembut layaknya ranting pohon yang tertiup angin sepoi-sepoi. Kepala Suku sedang tidak bernafsu untuk berburu di atas ranjang hari ini. Perutku memang kenyang oleh daging, tapi jiwaku merasa hambar karena tidak ada leher musuh yang bisa kupatahkan lagi." Mendengar penolakan dingin tersebut, Karina justru semakin merasa tertantang dan mempercepat tempo genjotannya hingga bunyi decakan basah menggema nyaring.
10.3K viewsOngoingAdded to Library 328 Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

"Kami butuh kamu menjadi penghubung di proyek dengan Pak Zidan. Demi hubungan kita selama bertahun-tahun, bantu aku sekali ini." "Sekolah kasih PR, kamu cepat pulang bantu! Aku bahkan nggak mempermasalahkan kamu yang terakhir kali nggak nurut." Aku sangat jengkel, jadi langsung mengganti nomor telepon. Di pesta ulang tahun istri Zidan, aku kembali bertemu dengan mereka. Tristan yang dulu selalu percaya diri, kini tampak agak berantakan. Kantong matanya yang hitam bahkan tak bisa ditutupi. Kesombongan Reisha yang dulu seperti tuan putri pun lenyap.
3.7K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

Bang Doni menyetir dengan tenang, menghadang macetnya kota Padang. Setibanya di tempat tujuan, Emak berlinang air mata. Menatap takjub pada setiap bangunan yang ada. Meraba miniatur Jabal Nur, menyentuh kepala unta, dan duduk-duduk menikmati angin sepoi-sepoi di bawah pepohonan yang rindang. "Di sini ada yang jual air zam-zam katanya?" ucap Fuji, saat akan melaksanakan salat Zuhur berjamaah.
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
MR. D

MR. D

ااَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ ، اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ Ash-Shalaatu khairum-minannaum, Ash-Shalaatu khairum-minannaum للهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر لاَ إِلَهَ إِلاَّالله Allahu akbar, Allahu kabar laa ilaaha ilallah *** Di bawah langit tepatnya di medan tempur sebelah timur kota Jombang para pejuang kota sudah berada di tepian alas Wonosalam. Mereka sudah dapat memukul mundur para setan dan siluman dari dalam kota. “Jaka kau dengar itu bukanya itu suara azan subuh?” ucap Mbah Raji sambil terus melontarkan kertas mantra yang diambil dari tas kecil yang iya selempangkan di pinggangnya.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
RACUN BERUPA MADU

RACUN BERUPA MADU

Syafiq membalas pelukannya, sambil mengelus punggung wanita itu, dia berusaha menyalurkan kekuatan melalui interaksi itu. "Mami, bua fo Mami ( Mami, bunga for Mami)," ucap Azzam, yang tiba-tiba sudah di depan mereka sambil membawa bunga Adenium. Wajahnya yang tembem tersenyum lucu ke Maminya.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 432 Times as puisi acep zamzam noor
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status