Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Choice

Choice

Gadis itu mengetatkan pegangannya pada novel tersebut. “Aku dulu.” “Aku.” “Aku.” “Aku.” “Kalian lagi baca puisi Chairil Anwar?” Sela Riyan. Ray mengambil paksa novel itu. Gadis itu terkejut novel incarannya lolos. Dia menghalangi jalan pria perebut novelnya.
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 82 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Tapi mereka langsung diam saat Rania melirik ke arah mereka, bukan dengan marah, melainkan dengan senyum tipis yang entah kenapa membuat pipi mereka memerah. "Baiklah," lanjut Rania sambil berdiri dan berjalan perlahan ke sisi kanan papan tulis, "kalau begitu, mari kita bicara tentang Chairil Anwar. Apa yang membuat puisinya begitu menggigit? Kenapa ia bisa terasa begitu dekat dengan kita, bahkan puluhan tahun setelah ia tiada?" Salah satu mahasiswa cowok menjawab cepat, "Karena dia tidak sok suci, Bu. Puisinya jujur banget. Ganas, kalau perlu. Tapi tetap terasa manusiawi."
1.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
Antara Ambisi dan Cinta

Antara Ambisi dan Cinta

membuat pemandangan itu terasa semakin pedih. “Kalau kalian nanti tumbuh besar dan membaca ini … ketahuilah, bahwa Mami dan Papi saling mencintai,” bisik Cantika. “Tapi kadang, cinta itu diuji oleh waktu, ambisi, dan ego yang tidak ingin saling mengerti .…” Pukul 04.20.
1012.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 448 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

Tetapi, ada hal lain yang juga tidak bisa ia abaikan: perasaan terhadap Raka, yang semakin kuat dan tak bisa dihindari. Lia bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan ke meja belajarnya, membuka buku catatan yang sudah lama tidak ia sentuh. Tanpa sadar, ia mulai menulis apa yang ada di pikirannya. “Cinta itu bukan soal memilih siapa yang lebih baik, tapi siapa yang bisa membuat kita merasa lebih hidup,” tulisnya pelan. “Aku tahu aku harus memilih, tapi bagaimana jika aku takut jika keputusan itu akan mengubah segalanya?”
101.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 51 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
Iblis Yang Mencintaiku

Iblis Yang Mencintaiku

Para iblis yang hadir terdiam. "Cinta membuat seseorang lemah, ragu, bahkan kehilangan kendali." Jattandier memandang seluruh hadirin satu per satu, senyumnya kembali muncul ketika melanjutkan, "Dan bagi makhluk yang hidup dalam kegelapan seperti kita, perasaan yang disebut cinta seharusnya disingkirkan." Beberapa kepala mengangguk setuju, sementara beberapa yang lain mulai berbisik. Berbeda dengan Mikhail yang ingin menghantam wajah Jattandier dengan kursi.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 55 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
Antara Dendam dan Cinta

Antara Dendam dan Cinta

“Ma, sekarang aku tinggal dengan bajingan itu. Kami terasa dekat sekali, padahal hati ini menyimpan banyak dendam dan benci yang seakan mendarah daging. Mama tidak akan marah kan jika aku membenci lelaki bajingan itu?” Mulan terkekeh miris. Dia kembali mengingat wajah lelaki paruh baya yang sangat dibencinya itu. Amarah bergejolak di dadanya. Semakin hari bertemu dengan Kriss, semakin besar rasa benci dan lukanya. Tekadnya menghancurkan Kriss semakin besar. “Mulan sangat bingung kenapa Mama bisa memilih bajingan itu? Meski Papa sendiri tidak lebih baik darinya. Tapi bagiku, dua-duanya sama-sama bajingan. Mereka yang menghancurkan hidupku, Ma.”
1014.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 597 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

“Iya, aku sudah tahu, mbak. Tapi, apa tidak berpikir dulu sebelum melakukan tindakan, yang nantinya membuat Mbak menyesal?” “Aku lebih menyesal lagi, jika Mas Deni masih bersamaku. Aku sudah bersalah pada gadis yang aku kira berselingkuh dengan Mas Deni. Aku tidak menyangka jika gadis yang setengah mati aku benci, bahkan aku tampar waktu itu, adalah anak kandung dari suamiku, Cit. Seharusnya yang aku benci adalah ayahnya, bukan anaknya yang sama sekali tak mengerti apa pun,” sesal Farida, mengingat insiden penamparan yang dilakukannya pada Luna sebulan yang lalu. “Aku mau cerai, Cit. Aku sudah nggak tahan, kalau aku terus bertahan dengan rumah tangga yang penuh dengan kebohongan, apa kamu b
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 122 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
Teman Kencan Online-ku Ternyata si Boss Jutek

Teman Kencan Online-ku Ternyata si Boss Jutek

“Aku baru paham sekarang istilah orang, kalau cinta dan benci itu bedanya etipis tisu.” Huek! Bisa-bisanya dia membayangkan sampai sebegitunya, Aku saja jijik sekali membayangkannya. “Mana ada? Kalau cinta dan benci itu bedanya setipis tisu, Israel sama Palestina sudah damai dari dulu!” Sahut Cindy. Mila tak terima, “Kamu ini kenapa? Temanmu yang lama jadi member jomblo ini sedang jatuh cinta, apa salahnya kita mengapresiasi?”
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Jika Abi dan Umi tau, mereka pasti marah, mereka pasti akan kecewa berat dan aku gak mau itu terjadi. Ya Tuhan, apa cinta yang aku rasalah salah, apa rasa ini salah? Kenapa Engkau harus menumbuhkan rasa ini kepada wanita yang tak bisa aku nikahi? Kenapa Ya Rabb. Aku bangkit dari tempat tidurku dan mengambil wudhu lalu sholat dhuhur. Sehabis sholat, aku curahkan semua isi hatiku kepada Sang Maha Pencipta, karena hanya kepada Allah lah tempat aku mengadu, tempat aku meminta dan tempat aku berkeluh kesah. Aku lebih suka curhat sama Allah ketimbang sama orang lain.
109.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 295 Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Read
+Library
Pembalasan sang Istri Tertindas

Pembalasan sang Istri Tertindas

Dia menatap Anwar di depannya dan menyindir, "Pak Anwar, jangan sembarangan bicara. Bukannya kamu juga mengakui anak harammu di luar itu dengan senang? Kecanduan, 'kan?" "Lancang!" teriak Anwar dengan marah sambil memelototi Janice. Janice langsung menatap Anwar. "Zaman sudah berubah. Aku lancang? Coba saja tangkap aku. Kalau terjadi apa-apa pada putriku lagi, aku nggak keberatan menceritakan sejarah kelammu pada para paparazi. Mereka pasti sangat penasaran apa yang sebenarnya telah terjadi pada Cheria selama ini."
9.4935.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 24.3K Beses bilang puisi cinta dan benci chairil anwar
Ipakita ang mga Review (192)
Read
+Library
namanya
serius ini ga ada lanjutannya? mba penerjemah.. tolong lanjutin lagi ya updatenya kalau ada.. sapa tau penulis aslinya trus hidup lagi gitu... kalau menurutku novel ini masih ter the best deh di GN ini. jadi sayang kalau berhenti ditengah jalan gini... tinggal dikit kayanya... plis lanjut lagi yuk..
Jesi Sanctuary
Kak Danira, ini bener-bener plotwist, lovee banget! Izin promosi yaa kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status