Cinta di Kursi Roda
Kalimat-kalimat itu berbicara tentang kesabaran, tentang cinta yang tak lekang oleh waktu, dan tentang keyakinan bahwa meski cinta mereka telah diuji oleh begitu banyak rintangan, masih ada harapan untuk sembuh dan tumbuh kembali.
Raka yang duduk di mejanya, diam-diam memperhatikan Laila dari kejauhan. Ia melihat Laila menulis, dan meski ia tidak tahu apa yang sedang dituliskan, ada sesuatu dalam tatapan Laila yang membuatnya merasa tersentuh. Laila yang begitu sabar, begitu lembut, dan begitu peduli. Ia tahu, Laila berusaha mendekat, berusaha menyembuhkan luka yang begitu dalam di hatinya. Namun, Raka tidak tahu apakah ia mampu membuka hatinya kembali, setelah semua yang terjadi.
Sikat na Kabanata