Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
108.9K viewsOngoingAdded to Library 240 Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku Tanpa rasa bersalah engkau bertahta Memenuhi semua hidupku
2.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
Nada di Hati Sastra

Nada di Hati Sastra

Nada yang mengisi sunyinya, melengkapi kekurangannya, dan menjadi irama paling indah dalam hidupnya. Nada akan selalu tinggal di hati Sastra dan selamanya ... akan tetap di sana. ~~~~~~~~~~~~ ~ Luka yang pernah tercipta mungkin tidak akan mudah dilupakan. Namun, cinta yang tulus selalu mampu menyembuhkan. Kanietha ~~~~~~~~~~~~ Hula, Mba beb ter💙💙💙 Nada dan Sastra pamit undur diri dengan menyelipkan anaknya papa Raga di sana. Dan, kiss banyak2 karena sudah mengikuti sampai bab akhir 🤗🤗🤗
1027.0K viewsCompletedAdded to Library 675 Times as puisi tentang hati dan perasaan
Show Reviews (25)
Read
+Library
Waroeng Boneka Ulujami
dari awal cerita sudah bikin penasaran. suka bgt sama karakter nada yg ga menye² dan karakter sastra yg gercep. lebih suka cerita begini, ga terlalu drama tapi alur cerita tetap menarik. perkembangan karakternya bagus. thankyou author ...️
V3_
Baru kelar baca ini. Ceritanya seru & bagus, gak ada drama yg bertele-tele, bab nya juga gak banyak jadi gak bikin bosen. tingkah Nada sama Sastra kocak bikin ketawa sendiri bacanya. sukses dan sehat selalu buat Mbak Beb.
Read All Reviews
Pernikahan Gadis 100 Juta

Pernikahan Gadis 100 Juta

Rona berbicara di dalam hati, menutup mata kemudian memikirkan hal-hal baik yang akan menimpanya hari-hari esok. Matahari semakin menanjak, menaiki langit dengan sedikit rasa malas sebab awan menutupi sebagian wajahnya, Maven tak begitu peduli dengan cuaca hari itu, ujian tengah semester yang sedang ia lalui banyak menyita pikirannya, jawaban yang ia tulis di kertas ujiannya membuat ia bingung tak terkendali, perihal soal bahasa indonesia yang menginginkan ia membuat sebuah puisi dengan tema cinta akan tetapi jari-jarinya bahkan tak dapat menuliskan satu kata pun, ia bahkan menulis puisi sedih yang tak berujung, rasa kesal pada dirinya sendiri ia lampiaskan pada kalimat singkat pada puisinya
2.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
Kisah Gadis Pemburu Uang dan Lelaki Sholih

Kisah Gadis Pemburu Uang dan Lelaki Sholih

Kekasih Hati bagai ditaburi bintang Sangat menyenangkan Bila hati merindu Dunia terasa kelabu ***
2.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Senja menulis dengan hati yang penuh cinta, membiarkan perasaannya mengalir bebas di atas kertas. Puisi itu tidak hanya menjadi ungkapan cinta, tetapi juga sebuah harapan. Harapan bahwa apa yang dia rasakan tidaklah sia-sia, bahwa mungkin saja Langit juga merasakan hal yang sama. Senja menulis dengan harapan bahwa suatu hari nanti, Langit akan membaca puisi ini dan memahami betapa dalam perasaannya. Cinta yang Tumbuh di Senja Di bawah langit senja, Ku temukan dirimu, tak terduga.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
CEO Brondong itu Kekasihku

CEO Brondong itu Kekasihku

seruku kemudian menjelaskan bagaimana perasaanku saat itu. “Sampai seperti itu?” “Iya. Kami penulis tidak hanya bekerja dengan otak, tetapi dengan hati. Yang kami miliki hanya kata-kata untuk menuangkan alur cerita. Sedih, senang, kawatir, dan ketakutan, hanya kata-kata saja alat kami untuk membangkitkan semua indera pembaca. Makanya, terkadang hati ini sensitif kalau mendapati sesuatu yang menyentil. Karena kami terbiasa menyasah rasa,” jelasku disambut anggukan kepala kekasihku yang terlihat merasa bersalah.
1043.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

Rambut-rambut tipis menghiasi sekitar dagunya serta rambutnya yang sedikit berantakan itu malah menambah karisma yang terpancar dalam diri Gian. Hati Kiara berdesir. Sudah lama dia tidak merasakan hal ini. Jantungnya berdebar lebih cepat dan aliran darahnya terasa mengalir deras. Cupid kembali melempar panah ke hatinya. Namun, hatinya berusaha menolak. Tidak. Dia tidak boleh jatuh cinta. Cinta telah menghancurkan kehidupannya. Trauma perceraiannya empat tahun lalu itu masih menghantui tidurnya.
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Hatinya berdebar antara kaget dan gelisah. ‘Hari dimana kau pergi…. That was the day when my heart shattered…’ (Itu hari dimana hatiku hancur) ‘Shattered into thousands of pieces…’ (Hancur berkeping-keping) ‘Pieces beyond repair…’ (Kepingan yang tak mungkin diperbaiki) ‘Hatiku… hatiku sakit…’ ‘Luka yang terbakar, yang mengingatkanku padamu. Hingga kini rasa sakit ini tak mereda…’
105.6K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as puisi tentang hati dan perasaan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status