Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta
Baca
+Pustaka
Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya

Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya

Bab — Retakan yang Tak Terhindarkan Sore itu, hujan turun perlahan, seperti benang-benang halus yang melayang di udara, menari di antara hembusan angin yang lembut namun dingin. Langit memantulkan warna kelabu pucat, seperti kanvas yang dipulas cat air tipis, memberi nuansa sendu pada halaman rumah Bagas dan Naila. Aroma tanah basah yang terangkat dari taman bercampur dengan wangi dedaunan yang terguyur air, menebar kesan tenang namun sarat isyarat akan badai yang mungkin datang—bukan badai di langit, melainkan di hati dua manusia yang tinggal di rumah itu.
9.313.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Basah kuyup. Hati Juan seolah digenggam oleh tangan hangat. Sesak, nyeri, dan penuh haru hingga air matanya hampir jatuh. Dia segera menghentikan mobil. Bahkan tanpa sempat mengambil payung, dia mendorong pintu mobil dan berlari menerjang hujan dingin. Air hujan langsung membasahi seluruh tubuhnya, tetapi dia tidak peduli. Di matanya hanya ada sosok itu.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Shiyu menutup mata, tapi bibirnya masih terangkat samar — entah karena malu, entah karena perasaan hangat yang aneh di dada. Di luar, malam telah larut. Angin berembus lembut melewati jendela, membawa aroma hujan yang jauh. Lampu kamar masih menyala, cahayanya menimpa dua sosok yang kini terdiam dalam kehangatan yang baru terjalin. Dan di antara keheningan itu, satu kalimat menggantung samar di udara — kata-kata yang tak diucapkan, tapi sama-sama dimengerti.
10723 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

--- Dua Bulan Kemudian Haiyang memasuki musim hujan. Setiap sore, langit berubah kelabu dan hujan turun dengan setia, mengguyur jalanan dan menciptakan sungai kecil di setiap pinggir trotoar. Tapi itu tidak menghentikan kehidupan kota. Alun-Alun Ping'an tetap ramai, dengan pedagang kaki lima yang memasang tenda dan pengunjung yang bergantian berlari dari satu atap ke atap lain.
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Menghadapi pernyataan cinta yang datang begitu tiba-tiba, detak jantung Adeline makin cepat. "Bukannya ini terlalu mendadak? Aku baru saja bercerai. Lagian, kau begitu luar biasa. Bagaimana mungkin kau bisa menyukaiku?" "Kalau suka, ya suka. Nggak ada alasannya. Seumur hidupku, aku cuma pernah mencintai satu wanita, dan wanita itu adalah kau. Selama bertahun-tahun ini, aku terus menunggu, menunggu sampai kau kembali. Tuhan masih baik padaku, karena akhirnya aku berhasil menunggumu."
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Old Fesbukers

Old Fesbukers

Hujan membuat orang menjadi ilusif. Tetapi bagi pemuda itu hujan lebih sering membuat dia berimajinasi; ilham-ilham menakjubkan datang begitu saja di waktu hujan. Biasanya saat hujan dia mampu menghasilkan beberapa tulisan yang lebih baik. Hujan di luar mengingatkannya pada tulisan-tulisan tersebut. Hatinya berkata sekali lagi bahwa dia akan menulis kisah tentang ayahnya setelah tiba di Yogyakarta.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Hujan deras mengucur berkali-kali, langit sesekali diterangi kilat yang menyambar kesana- kemari, dengan dinyanyikan suara guntur menggelegar hebat. Aku berjalan dipayungi hujan, menjejakkan langkah menuju rumah dengan membawa tas ransel dan penggorengan. Aku diam-diam pergi dari rumah itu saat mereka tertidur lelap.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Diary Rain

Diary Rain

Harapan untuk sebuah kebahagiaan selalu ada. Tapi selalu ada harga yang harus dibayar. Apakah aku sanggup? Padahal luka ini belum kering. Luka ini selalu basah kembali, bersama hujan yang tiap kali turun.... ~(Rainisa Soedibjo Tunggal)~ Rain POV 2015 "Tidak!!!!"
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai puisi tentang hujan singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status