Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

“Kau lihat? Ini yang terjadi ketika aku mencoba melawan takdir. Darah dan pecahan kaca. Selalu berakhir dengan darah dan pecahan kaca.” Laura ingin memeluknya, memeluk lelaki itu. Ia ingin menyembuhkan luka yang tidak bisa dilihatnya. Namun tangannya hanya menggenggam sapu lebih kuat, mengingatkan dirinya pada tempatnya. Di luar, sinar matahari pagi mulai menerangi ruangan, menyinari kehancuran dan dua jiwa yang sama-sama terluka. Satu dengan luka yang terlihat, satu dengan luka yang tersembunyi jauh lebih dalam.”
106.4K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as puisi tentang luka
Read
+Library
Pengkhianatan Berujung Luka

Pengkhianatan Berujung Luka

Dia pernah menjanjikan akan menghidupiku selamanya. Namun …. "Hendra, kamu masih belum mengerti juga." "Kamulah yang membuatku menderita selama ini." Aku tidak takut hidup susah. Aku berasal dari keluarga tidak mampu dan membuka usaha dengan usahaku sendiri. Hal ini membuatku bangga, siapa bilang aku menderita? Sebaliknya, pengkhianatan dan kebohongan yang dilakukan Hendra, membuatku sangat menderita.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as puisi tentang luka
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Ada yang bilang dia menjadi Bayang Lama pertama: bukan karena keinginan yang tak terpenuhi, tapi karena puisi-puisinya terlalu jujur hingga realitas tidak mampu menahannya. Di Tilangkar, suara Saram masih dibisikkan di malam-malam badai pasir. Beberapa penjaga kabut menyimpan fragmen puisinya dalam botol kaca, dikubur di bawah akar pohon bulu angin. Karena seperti yang dikatakan Saram dalam fragmen terakhirnya: "Yang paling setia pada luka bukanlah air mata, melainkan gema." ---
101.7K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as puisi tentang luka
Read
+Library
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

Bukan karena sakit luka fisik — itu sudah sepele baginya. Yang menyakitkan adalah luka yang lebih dalam, yang bahkan tabib sekalipun tak bisa sembuhkan. Luka karena rasa yang terlarang. --- Keesokan harinya, saat embun pagi masih menempel di rumput, Raka duduk sendirian di beranda kecil depan bilik. Langit perlahan-lahan berubah dari biru gelap menjadi jingga pucat. Angin pagi meniupkan aroma tanah basah dan bunga melati.
781 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as puisi tentang luka
Read
+Library
MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

Batu saja akan berbekas karena seringnya ditetesi air, apatah lagi hati yang memang sering terombang-ambing oleh keinginan, maka Aku akan merayu Sang Pemilik Segala untuk memudahkan segalanya. Ah, Mas Rio ... Terlepas kau menyesal atau tidak, semua tak akan pernah sama. Andai luka yang kau beri hanya di fisik saja, mungkin telah lama mengering. Namun, toreh yang kau goreskan, selamanya tak akan sembuh. ***
1039.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi tentang luka
Read
+Library
NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

Kini, aku harus mampu melewati setiap apapun yang akan terjadi setelah gempuran hebat yang menyakitkan relung jiwa ini. Aku mengambil patahan ranting, lalu menulis sesuatu di atas pasir "selamat jalan luka" dan membiarkannya terhapus oleh ombak yang datang, berkali-kali ombak itu datang tapi tak mampu sekaligus menghapus tulisan itu tapi perlahan tulisan itu memudar, ya itulah yang akan terjadi pada kehidupanku selanjutnya. Meski sulit tapi aku percaya luka itu akan sembuh. "Argh…."
1023.1K viewsCompletedAdded to Library 461 Times as puisi tentang luka
Read
+Library
AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

Pov. Dewi *** Tak ada kesedihan yang abadi. Ibarat musim yang datang silih berganti. Pun dengan suasana hatiku. Aku pernah tertawa bahagia. Aku pun pernah sedih dan terluka begitu dalam. Namun seperti kata pujangga. Waktu adalah penyembuh luka yang terbaik. Dan aku merasakannya sendiri. Luka-luka yang pernah membuat hatiku patah dan hancur berkeping, kini perlahan sembuh dan pulih.
9.346.5K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as puisi tentang luka
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada Terlalu mengikuti rasa Jenuh pun melanda Duhai ... Kekasih hati Mampukah diri ini pergi? Meninggalkan segala situasi Mungkinkah kisah kan kembali? Hujan mengungkit semuanya Kasih dan benci menjadi satu Ciptakan perih dan nelangsa Terlahirlah ragu Empat bait puisi itu mampu melunakkan hati. Kadang meratap tiada guna. Ahh, padahal hubungan dengan Arul baik-baik saja. Kenapa puisi itu seolah karena terluka?
108.9K viewsOngoingAdded to Library 239 Times as puisi tentang luka
Read
+Library
Rembulan yang Terluka

Rembulan yang Terluka

Apakah seperti ini, sosok imam dalam rumah tanggaku? Kulihat kakiku setelah kepergiannya, tancapkan kaca membuat jaringan ototku robek. Segera aku selesaikan tugasku mencuci piring. Dengan menahan rasa perih dan sakit, aku obati lukaku sendiri dengan susah payah. Tidak ada yang tahu, bahwa luka ini tidak sebanding dengan sakit di hati akibat dibentak.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as puisi tentang luka
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 23 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Mengobati luka lalu memang harusnya bukan dengan cara melupakan atau menghindar apalagi meratapi, melainkan harus menghadapi. Karena berhadapan dengan hal yang memberi sakit setiap hari bisa membuat terbiasa. Meskipun mungkin membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Akan tetapi, kadang jika dibarengi melakukan hal-hal yang menenangkan jiwa pastilah hati akan lebih cepat sembuh kembali.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as puisi tentang luka
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status