Dosa dalam Cinta
Malam itu menebarkan dingin yang menusuk, bukan hanya di kulit, tetapi juga menembus ke tulang dan menggigit jiwa. Langit menggantung rendah, kelabu, tanpa bintang, seolah Batavia ditelan oleh sesuatu yang lebih besar dari kegelapan biasa—sesuatu yang berbisik di antara celah-celah dinding tua, di sela-sela daun jendela yang berderik, dan di lorong-lorong yang berkelok di bawah kota. Angin malam bergerak seperti roh yang mengintai, membawa desas-desus yang merayap ke telinga Satrio, membisikkan nama yang menggema di dalam hatinya seperti mantra yang tidak bisa dihindari: Sekar.
Bab Populer