Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mas, Nikah, Yuk!

Mas, Nikah, Yuk!

"Sepatu gue." Alby melirik sepatu Devita sekilas. Sebelum akhirnya pandangannya beralih pada rak sepatu. Laki-laki itu menunjuk rak sepatu. "Itu ada sepatu hak tinggi dan sandal." Devita mendesis. "Yah, tapi gue gak biasa pake sepatu hak tinggi! Gimana kalau tiba-tiba gue nyungsep terus hak gue nyangkut dan berakhir jatoh? Kan malu."
842 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as rak sepatu duduk
Read
+Library
Gadis Perawan Untuk CEO

Gadis Perawan Untuk CEO

Reynold menuang susu segar ke dalam mueslinya, dia aduk lalu mulai suap demi suap masuk ke dalam mulutnya. "Kakek, aku pergi dulu," ucap Reynold kepada kakeknya. Dia menuju ke arah rak sepatu untuk memilih sepatu olah raga yang pas dengan setelan bajunya. Matanya mulai menjelajah, melihat rak sepatu setinggi dua meter dengan berbagai deretan sepatu mewah, mulai dari sepatu kerja, olah raga, santai, sepatu berlibur, dan berbagai sepatu lain yang bahkan tidak terlalu penting. Reynold menjelajah, mencari sepatu apa yang cocok dia kenakan.
9193.7K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as rak sepatu duduk
Read
+Library
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

Ario tersipu malu. “Maaf Pak, aku nggak punya sepatu olahraga lain. Ini baju dan sepatu waktu aku sekolah dulu.” “Berarti udah hampir tujuh tahun lalu? Selama ini kamu nggak beli sepatu baru?” tanyaku sambil melirik rak sepatuku. Di rak kiri berjajar rapi berbagai model sepatu olahraga terbaru- Nike, Adidas, Reebok, Onitsuka, Asics. semuanya ada, dari seri cloud, air pump, walking, running. Sementara di rak kanan, pantofel dari Bally sampai Louboutin berjejer lengkap. Aku memang seorang kolektor sepatu.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as rak sepatu duduk
Show Reviews (34)
Read
+Library
Kania Putri
marah kecewa pasti ada ini tapi aq yakin laras bukan tipe cewe pendendam dia dapt memutuskan sesuatu dengan kepala dingin & bukan dengan emosi sesaat. aq yakin sih laras akan memaafkanmu. ya ampun deg2an ini menanti julio berkata jujur pada laras
~•°Putri Nurril°•~
bener² dapat kejutan banget di bab minggu ini. dan setiap permasalahan yang ada pasti ada solusi. novel ini mengajarkan tentang kehidupan yang tak selamanya di atas/ di bawah. ceritanya pun ngeh banget di hati. thanks Ci Net, udah bikin cerita yang luar biasa
Read All Reviews
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Lantai yang tampak mengilap, foto-foto di rak yang kembali berdiri tersusun rapi dan tirai jendela yang terbuka seolah membiarkan cahaya pagi menyapa dengan lembut. Dokter Hadi berdiri perlahan melihat sekelilingnya. Kakinya melangkah pelan ke area ruang tengah dan pandangannya tertuju pada sebuah meja kecil di dekat rak sepatu. Sebuah catatan kecil yang ditempel di situ. Jangan lupa semir sepatu bila ingin berangkat bekerja. Ingat! Dunia masih membutuhkanmu.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as rak sepatu duduk
Read
+Library
Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Dia berusaha berdiri tegap dan merapikan pakaiannya. “Aduh... Maaf, aku gak lihat ada rak di belakangku,” ucap Mina gugup. “Kamu harus lebih berhati-hati. Seharusnya kamu mengenakan sepatu santai tadi,” tutur Mark memberi sedikit nasihat kepada Mina. “Iya nih! Aku lupa bawa sneakers, jadi pakai sepatu berhak tinggi,” sahut Mina.
9.5133.8K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as rak sepatu duduk
Read
+Library
SIKSA BATIN ISTRI TUAN MUDA

SIKSA BATIN ISTRI TUAN MUDA

Maka, ia mengeluarkan sepatu itu dari raknya. Tak lupa, satu buah semir berbentuk tabung juga dia keluarkan. Saat menutup pintu rak sepatu, ada gerakan dari atas ranjang. Lyra menoleh, Rex sudah bangun. Tatap lelaki itu langsung sinis, “Mau apa di depan rak sepatuku? Mau mencuri sepatuku untuk kamu jual, hah?” desisnya sambil mengusap mata dan meregangkan tubuh.
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as rak sepatu duduk
Read
+Library
Dijual Ayah Tiri pada CEO Duda Killer

Dijual Ayah Tiri pada CEO Duda Killer

Terlalu sering duduk dan berdiri secara bergantian kaki menjadi kesemutan dan panas. "Kaki Ra radanya panas dan pegal sekali," gerutu Raline, "Kenapa, Ra?" Eddriz berjongkok membantu Raline membuka sepatu. "Eee, Bang!" "Tidak ada apa-apa, sini Abang bantu!"
103.5K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as rak sepatu duduk
Read
+Library
Pernikahan Paksa Pewaris Arogan

Pernikahan Paksa Pewaris Arogan

Dia menuju sudut ruangan dan duduk di sebuah kursi yang tersedia, mencoba meredakan rasa sakit yang terasa di kedua kakinya. Adelia melepaskan sepatu hak tingginya dengan hati-hati, merasa lega saat kaki-kakinya akhirnya dapat bernapas. Dia merenung sejenak, membiarkan tubuhnya beristirahat sejenak dari beban sepatu yang membuatnya merasa tidak nyaman. "Aah, nyeri sekali."
9.8135.0K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as rak sepatu duduk
Show Reviews (58)
Read
+Library
Nanda Ajach
lama " muak sma alurnya karna pelakor menang,, dan bodohnya si afgan gk mencari tau kehormatan sp yg dia rusak sbelum pernikahan,, mla melinda yg menang bukan adelia yg dia rusak,, mf thor q males lanjut
Alan Nasution
afgan hnya arogan trhdap adelia , tpi trhadap pnipu yg sdh kthuan hnya bisa bungkam . mirip seperti novel2 china , dmna bnyak crita CEOnya gblek , punya uang dan kekuasaan , tpi klh dngan wnita miskin manipulatif.
Read All Reviews
Kesempatan Kedua Seorang Ibu

Kesempatan Kedua Seorang Ibu

"Pindah lah, buat apa gue duduk sama orang kayak Lo. Gue kan ga homo." Raka menatap tajam ke arah pria itu, "Siapa juga yang mau duduk sama Lo. Najis banget kalau gue sampe duduk berduaan sama Lo," gerutunya. Julian tidak peduli dengan ucapan Raka, ia segera mengikuti langkah Seira. "Ngapain lo duduk sama Seira! Lagi pula banyak bangku kosong kenapa harus sama Seira," tegas Raka.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as rak sepatu duduk
Read
+Library
Perselingkuhan di Siang Hari

Perselingkuhan di Siang Hari

Matanya berbinar lembut saat melihat rak-rak penuh warna pastel, boneka kecil, pakaian mungil, dan sepatu-sepatu berukuran tak lebih besar dari telapak tangan orang dewasa menyambut mereka. Kiara berhenti di depan rak sepatu bayi. Jemarinya yang ramping meraih sepasang sepatu kecil berwarna merah muda. Dalam benaknya, ia membayangkan kaki kecil yang kelak akan mengenakan sepatu itu—langkah pertama, jatuh pertama, dan tawa pertama. Ia mengangkatnya perlahan, mengelus permukaannya dengan ibu jari.
102.6K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as rak sepatu duduk
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status