Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

tanyanya ramah, meskipun matanya menyiratkan kebingungan. "Iya, Om. Aku mau bicara sesuatu yang penting. Boleh minta waktunya sebentar?" Selena berusaha bersikap tenang, meskipun jantungnya berdegup kencang. Ryan memandang mereka bertiga dengan penuh tanda tanya. "Maaf, tapi kalian siapa? Dan ini soal apa, ya?" Selena menarik nafas panjang sebelum menjawab. "Aku mau ngomong tentang abang Om Ryan... Egi Mahardika."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as rambut dilan
Read
+Library
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Dan Rio terkena sabetan belati hingga menggoreskan luka di lengannya. Ia tampak terus merintih kesakitan seraya memegangi lukanya. "Aku tak akan menyerah untuk menghabisimu. Entah bagaimanapun caranya! Kau harus terbunuh!" ucap Rio, murka terhadap sahabat lamanya itu. Adam tersenyum mendengar Rio berkata seperti itu. "Hey, ada apa dengan dirimu kawan? Saat dulu kau tak seperti ini. Apakah karena alasan ideologi kau menyalahkan setiap orang yang menentangnya. Termasuk sahabatmu ini?" tanya Adam.
1042.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as rambut dilan
Read
+Library
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Bersambung. Yuk ikuti kisah sekuel preman Dilamar shalehah. Dimana mengisahkan anak cucu Arash dan Aisha dalam novel : D_O_I ( dia orang istimewa) cerita yang tak kalah seruan dan lain dari yang lainnya. Yuk cuss manteman!
108.9K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as rambut dilan
Read
+Library
Dendam Sang Biduan

Dendam Sang Biduan

Jack mengumpat. "Jumpscare?" Airlangga bertanya balik. "Perhatikan penutup diatas, sudah terbuka! Apa kalian yakin Ronald jelmaan Spiderman? Dalam hitungan detik!" Dian menegaskan temuannya. "Ghost? Ini pasti perbuatan hantu atau manusia super lainnya!" Dex berandai andai. Raksa tidak bereaksi banyak, matanya menangkap pantulan aneh di kaca dalam lift. 'Astaga itu kan?'
102.7K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as rambut dilan
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Suatu sore, Mika menelepon—panggilan darurat. "Kalian berdua perlu melihat ini," katanya, suaranya serius. Dengan enggan, mereka menyalakan sebuah tablet dan membuka link yang dia kirim. Itu adalah sebuah posting blog anonim. Judulnya: "Kekurangan dalam Mesin: Mengapa Duplikat Vale Tidak Akan Pernah Bisa Menandingi Aslinya."
1.0K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as rambut dilan
Read
+Library
Ah! Mantap Mas Ramli

Ah! Mantap Mas Ramli

Ramli pun mengerti dan entah kenapa pria itu mengerti maksud tatapan mata Vina. "Waduhh, tapi saya nggak janji, Mbak. Soalnya tangan saya ini punya penyakit gampang linu, maklum usia mulai tua, asam urat dan kolesterol mulai kerasa, biasanya habis mijit kepala Bu Vina yang keras, habis itu pasti kumat asam uratnya. Jadi, kemampuan memijit saya ini sangat terbatas, maap ya, Mbak Sandra!" jawab Ramli sengaja menghindar agar tidak memijit Sandra.
9.84.4M viewsCompletedAdded to Library 126.6K Times as rambut dilan
Show Reviews (109)
Read
+Library
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

"Benar enggak kamu pacarnya Rainer?" "Kalau yang ibu maksud itu Rainer Langit Mahendra yang punya saudara kembar Rajendra Bintang Mahendra dan Aisha Bulan Mahendra, jawabannya iya," ucap Kalania. "Saya pacarnya dia dan hubungan kami belum berjalan lama." "Oh jadi kamu." "Jadi kamu?" tanya Kalania dengan sebelas alis yang kini naik. "Maksud Ibu gimana?"
2.7K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as rambut dilan
Read
+Library
Dendam Dokter Tampan

Dendam Dokter Tampan

Ponselnya bergetar, Davin segera merogoh benda itu dan mengecek pesan yang masuk. “Apa?” Davin membulatkan matanya dengan sempurna, saat membaca pesan resmi yang masuk ke dalam ponsel. Di sana tertera, ‘Davin Chandra Lukmansyah, mulai minggu depan, mahasiswa di atas resmi dikeluarkan dan bukan lagi mahasiswa fakultas kedokteran.’
870 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as rambut dilan
Read
+Library
DIBULLY SUAMI SENDIRI

DIBULLY SUAMI SENDIRI

"[Aisya, aku mau bertemu. Kamu dimana?] Sekali lagi kukirimkan pesan. Hasilnya tetap sama. Pesanku tidak dia balas. Aku yang saat meninggalkan rumah Rivan dengan emosi, merasa emosiku tersulut lagi. Bisa-bisanya dia nongkrong disaat aku memikirkan bagaimana membawanya pulang ke rumah. "Kamu lelaki pertama kukenali yang brengsek, Raka!" Tatap Rivan. "Kamu sadar tidak pengorbanan apa yang dilalui istri kamu? dia rela loh, tubuhnya mau berubah demi mengandung anak kamu." Ucap Rivan lagi. Wajahnya tak ramah seperti awal aku datang. "Ucapan kamu persis teman aku Hamka." "Yah, itu artinya teman kamu waras! menghargai pasangannya. Tidak seperti kamu. Coba pulang nanti, tahan rasa lapar kamu sampai
1.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as rambut dilan
Read
+Library
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

tanya Rivaldo merasa ada yang tak beres. "Dasar bodoh! Apa kamu pikir seseorang yang bisa melumpuhkan organ dalam Damian Marley, tanpa menimbulkan luka parah dari luar, itu bisa dilakukan orang sembarangan? Tidak, Rivaldo! Dia jauh lebih hebat dari perkiraan mu, bahkan aku yakin Diego Smith bukanlah tandingannya!" Jawaban Ekaputra, merupakan tamparan terhebat yang pernah dirasakan Rivaldo. Tamparan yang tak terlihat, tapi langsung menusuk jantungnya.
7.56.3K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as rambut dilan
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status